detikers, membawa pulang oleh-oleh setelah liburan dari Bandung memang punya caranya tersendiri. Di antara batagor, brownies, dan keripik, cokelat menjadi pilihan yang terasa lebih personal. Salah satu alasannya adalah karena oleh-oleh ini praktis dibawa, tahan cukup lama, dan mampu mewakili sisi manis kota yang dikenal kreatif ini.
Dari cokelat artisan berbasis kakao Nusantara hingga camilan cokelat lembut yang viral, Bandung menawarkan pengalaman berbelanja yang tidak sekadar membeli makanan, tetapi juga membawa pulang cerita. Berikut rekomendasi oleh-oleh cokelat khas Bandung yang layak masuk daftar belanja.
1. Briiz Chocolate Cafe
Briiz Chocolate Cafe hadir sebagai salah satu destinasi olahan cokelat artisan di Bandung yang memadukan konsep kafe dengan pilihan buah tangan manis bagi para wisatawan.
Berdasarkan informasi pada situs resmi Rasantara selaku produsennya, produk cokelat ini dibuat menggunakan bahan dasar kakao couverture berkualitas yang diracik khusus untuk menghasilkan tekstur lembut serta cita rasa kakao Nusantara yang kaya.
Selain itu, berdasarkan etalase resminya di platform pemesanan daring, kafe ini juga menawarkan beragam lini produk olahan cokelat. Pilihan menarik yang sangat cocok dijadikan oleh-oleh antara lain varian Pavé Chocolate seperti Dark, Milk, Matcha, dan Earle Grey, dengan tekstur lumer di mulut, Bonbon Premium beraneka warna dan isian, varian Chocolate Bar & Drops berbahan kakao Nusantara, hingga sajian penutup manis seperti Nama Chocolate Toast.
Harga produk yang ditawarkan cukup bervariasi dan ramah di kantong, mulai dari Rp 13 ribu untuk aneka Bonbon per biji, Rp 25 ribu - Rp 30 ribu untuk varian Chocolate Bar 50g, hingga Rp 75 ribu - Rp 185 ribu untuk kotak oleh-oleh eksklusif seperti Pavé Chocolate dan Bundle Box.
Untuk kunjungan langsung maupun pembelian oleh-oleh di tempat, gerai fisik Briiz Chocolate Cafe berlokasi di Jl. Palasari No.2, Malabar, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung. Kafe ini beroperasi setiap hari Senin sampai Minggu mulai pukul 07.00 hingga 22.00 WIB.
2. Kastara Chocolate
Mengutip dari beberapa sumber, Kastara Chocolate dikenal sebagai salah satu produsen oleh-oleh cokelat bergaya nama chocolate khas Jepang yang dibungkus dalam kemasan rapi dan elegan.
Hal utama yang membuat merek ini menarik perhatian wisatawan adalah sajian olahan cokelat bertekstur lembut dengan variasi rasa yang luas, mulai dari Dark, Milk, Matcha, Taro, hingga Dubai Chewy Cookie yang cukup populer.
Selain itu, berdasarkan situs pemesanan online, jenis produk yang ditawarkan meliputi berbagai kemasan kotak cokelat potong eksklusif seperti Kastara Milk, Dark, Matcha, Earl Grey, hingga kombinasi rasa Kastara Mix dalam ukuran Medium (kemasan isi 10) dan Large (kemasan isi 20).
Seluruh produk tersebut dibanderol dengan harga terjangkau di kisaran puluhan ribu rupiah, yakni mulai dari Rp 47 ribu untuk varian Medium hingga Rp 73 ribu untuk varian Large.
Berdasarkan publikasi media sosial resminya @kastarachocolate, gerai offline Kastara Chocolate berada di lokasi yang sangat strategis, yaitu di Jl. Banda No. 16, Merdeka, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung. Lokasi yang berada di pusat kota ini memudahkan wisatawan untuk mampir dan membeli oleh-oleh secara langsung saat menjelajahi Bandung.
3. Tiramisusu by Chocomory
Mengutip dari beberapa sumber, Tiramisusu by Chocomory pertama kali diluncurkan pada Desember 2019 di Bandung sebagai lini dessert box unggulan dari Chocomory di bawah naungan Cimory Group.
Merek ini sangat populer dan unik berkat julukannya sebagai "oleh-oleh sombong", sebuah sebutan dari publik lantaran adanya strategi promosi berani berupa garansi uang kembali apabila konsumen merasa rasanya tidak enak.
Hal yang menjadi daya tarik utamanya terletak pada konsep 6 Layers of Happiness, yaitu sajian fresh cake enam lapisan yang memadukan milk crumble di bagian paling atas, creme milk chocolate, white chocolate, espresso, bolu putih, serta bolu cokelat pada dasar lapisannya.
Pilihan produk yang ditawarkan terus berkembang dari varian klasik seperti Tiramisusu Original dan Cookies n Creme, hingga inovasi rasa baru seperti Matcha dan Tiramisu Snow Mountain.
Seluruh produk tiramisusu dibanderol dengan harga berkisar antara Rp 88 ribu untuk ukuran kecil dan Rp 117 ribu untuk ukuran besar. Selain sajian tiramisusu, pembeli juga dapat membawa pulang aneka camilan olahan cokelat lain seperti Choco Bag Wafer Finger atau Choco Bag Almond Crunchies dengan kisaran harga Rp 50 ribu.
Karena dibuat segar tanpa bahan pengawet, produk ini memiliki daya tahan berkisar 10 - 12 jam pada suhu ruang ber-AC dan mencapai 3-4 hari jika disimpan di dalam lemari es.
Gerai utama sekaligus cabang pertamanya di Bandung berlokasi di Jl. Anggrek No. 48, Cihapit, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung. Seiring popularitasnya yang meluas di media sosial, Tiramisusu by Chocomory kini telah membuka banyak cabang di berbagai titik strategis di Bandung, meliputi kawasan Braga, Setiabudi, Buah Batu, Paskal Hyper Square, Bengawan, Riau, Cihampelas, Lembang, hingga Kota Baru Parahyangan.
4. Terve Chocolate
Berdasarkan informasi pada situs resminya, Terve Chocolate menonjol sebagai produsen cokelat artisan yang mengusung konsep bean-to-bar, yaitu mengolah biji kakao lokal pilihan dari berbagai daerah di Indonesia secara mandiri hingga menjadi olahan cokelat berkualitas tinggi bersertifikat halal.
Mengutip dari beberapa sumber, merek asal Bandung ini berkomitmen menghadirkan karakter rasa kakao Nusantara yang kaya sekaligus memberikan pengalaman berkunjung yang unik. Pengunjung tidak hanya bisa berbelanja oleh-oleh, tetapi juga dapat menikmati suasana kafe serta menyaksikan langsung dapur produksi.
Tak hanya itu, berdasarkan situs pemesanan online, produk yang ditawarkan pun sangat beragam. Pilihan yang cocok dijadikan oleh-oleh meliputi varian Single Origin Dark Chocolate Bar seperti varian Pidie Jaya, Berau, Sumba, hingga Kamojang, Special Series seperti Hazelnut Dubai Chocolate dan Orange Jelly Dark Chocolate, Chocolate Spread, hingga camilan renyah Dragees.
Produk-produk ini dijual dengan kisaran harga yang bervariasi, mulai dari Rp 45 ribu - Rp 55 ribu untuk chocolate bar ukuran 40g - 80g, Rp 55 ribu - Rp 68 ribu untuk aneka selai dan dragees, hingga Rp 120 ribu untuk kreasi Hazelnut Dubai Chocolate.
Berdasarkan publikasi media sosialnya @tervechocolate, gerai utama Terve Chocolate berlokasi di Jl. Bengawan No. 23, Cihapit, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung.
Selain gerai Bengawan, Terve Chocolate juga telah memperluas jangkauannya dengan membuka cabang di kawasan bersejarah Jl. Braga No. 67 serta di Jl. Parahyangan No. 6, Kota Baru Parahyangan (KBP).
5. Toko Coklat
Mengutip dari beberapa sumber, Toko Coklat pertama kali dibuka pada tahun 2009 dan telah menjadi salah satu dessert yang legendaris di Kota Bandung. Tempat ini menawarkan daya tarik berupa kafe bernuansa sejuk yang memadukan area bersantai dengan spesialisasi olahan cokelat handmade praline.
Berdasarkan publikasi katalog resminya, merek ini menghadirkan variasi produk cokelat yang sangat luas. Produk unggulannya mencakup Our Praline dengan beragam isian rasa seperti Mint, Mocca, Strawberry Dark Choco, Coffee, Hazelnut Truffle, Vanilla Cream, hingga Co'Dor.
Beralih ke inovasi kreasi lokal Dubai Series Pistachio Kunafe Praline & Bar yang terinspirasi dari martabak, serta koleksi Liquor Line Praline berkadar alkohol seperti isian Cointreau, vodka, Baileys, dan Jamaican Rum.
Seluruh praline tersebut dijual dalam kotak bingkisan eksklusif berisi 1, 2, 4, 5, hingga 40 potong cokelat yang dapat dipersonalisasi sesuai selera pembeli. Selain praline, berdasarkan situs pemesanan online, tersedia pula hidangan penutup lain seperti London Chocolate Cake, Sacher Cake, hingga aneka minuman es cokelat klasik dengan harga berkisar dari Rp 15 ribu - Rp 25 ribu per biji praline hingga Rp 200 ribu - Rp 350 ribu untuk kue porsi utuh.
Berdasarkan media sosial resminya @tokocoklatbandung, disampaikan bahwa gerai offline Toko Coklat berlokasi di Jl. Cimanuk No. 5, Citarum, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, area belakang Gedung Sate. Kafe ini beroperasi setiap hari Senin sampai Minggu mulai pukul 08.00 hingga 21.00 WIB.
6. D'Lanier Artisan Chocolate
Berdasarkan informasi pada situs resminya, D'Lanier Artisan Chocolate didirikan pada tahun 2016 di bawah naungan InterJaya Group dengan membangun pabrik pertamanya di Kota Bandung.
Merek cokelat artisan premium bersertifikasi halal ini mengusung konsep kemewahan dengan mengolah biji kakao Indonesia pilihan hasil budidaya perkebunan lokal secara langsung.
Keunggulan utamanya terletak pada sajian Cruffles, crunchy buttered waffles terbalut cokelat yang renyah dengan variasi rasa yang kaya, seperti Salted Caramel, Raspberry, Bitter Orange, Caffe Latte, hingga Gianduja Hazelnut.
Berdasarkan situs pemesanan online, produk yang ditawarkan sangat beragam, mulai dari aneka varian Cruffles, Chocolate Bar, Dark Chocolate 58%-80%, Sugar Free Dark Chocolate, Chocolate Jar/Pearl, Drinking Chocolate, hingga kotak bingkisan eksklusif, salah satunya Christmas Hampers.
Harga produknya dijual dengan kisaran yang luas, mulai dari Rp 58 ribu untuk varian terjangkau seperti D'Lanier Roasted Almond with Dark Chocolate 58% (100 gram), Rp 65 - Rp 84 untuk aneka produk Cruffles, hingga mencapai Rp 1,8 juta untuk bingkisan mewah seperti D'Lanier Holy Frost Tales Chocolate Christmas Hampers.
Melihat publikasi media sosialnya @dlanier.id, lokasi operasional utama sekaligus kantor dan gerai offline-nya berada di Holis Regency M61, Babakan, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung.
7. Chocloud by Nadi
Mengutip dari beberapa sumber, Chocloud by Nadi dirintis pada tahun 2020 oleh Liza Susanto di tengah masa pandemi COVID-19. Nama merek ini diambil dari proyek tugas sekolah anaknya yang bernama Nadi, yang kemudian dikembangkan dari dapur rumahan menjadi lini bisnis cokelat truffle artisan yang sukses menarik minat masyarakat.
Hal utama yang menjadi daya tarik Chocloud by Nadi adalah konsep soft chocolate bertekstur lembut mirip awan yang lumer di mulut, yang juga dilengkapi dengan layanan custom handwritten greeting cards, sehingga sangat ideal sebagai hadiah maupun oleh-oleh khas Bandung.
Pilihan produknya sangat variatif, mulai dari Soft Chocolate kotak dan kaleng dengan aneka varian rasa seperti Classic, Matcha, Lotus Biscoff, hingga Pistachio Dubai, kreasi dessert kekinian seperti Cloudberry dan Tiramisu, hingga olahan minuman cokelat dan kopi.
Seluruh produk tersebut dijual dalam kisaran harga yang ramah di kantong, mulai dari Rp 38 ribu untuk Cloudberry Bouquet maupun Cocoa Drink, Rp 45 ribu untuk isi ulang Mini Pick, Rp 88 ribu untuk Chocloud Classic isi 18 potong, hingga Rp 160 ribu untuk kotak oleh-oleh All Mix Signature.
Berdasarkan publikasi media sosialnya @chocloud_bynadi, gerai offline resmi Chocloud by Nadi dapat dikunjungi di Trans Studio Mall (TSM) Bandung, Ground Floor (GF), yang beroperasi setiap hari Senin sampai Minggu mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB.
Selain di mal, operasional dan distribusi produknya juga didukung melalui jaringan gerai di kawasan Kiaracondong/Batununggal.
8. Xi U-Jank Chocolate
Berdasarkan informasi pada situs resminya, Xi U-Jank Chocolate didirikan pada Mei 2021 oleh Sandi Ramdhani dan Roni Fahroni sebagai pelopor produsen olahan cokelat nama chocolate premium khas Ciwidey.
Nama "Xi U-Jank" diadaptasi dari sapaan khas Sunda "Ujang" untuk merepresentasikan identitas lokal kawasan Bandung Selatan. Merek ini menarik perhatian wisatawan berkat sajian olahan cokelat bertekstur lembut tanpa pengawet yang dibuat langsung dari bahan baku berkualitas tinggi.
Berdasarkan situs pemesanan online, produk yang ditawarkan pun meliputi aneka varian seperti Nama Chocolate, Milk Chocolate, Dark Chocolate, Matcha, Taro, Red Velvet, hingga Banana, kreasi Chocodome, serta produk kekinian Truffles Dubai Chocolate.
Seluruh produk tersebut dibanderol dengan harga yang terjangkau, mulai dari Rp 52 ribu untuk varian Xiujank Chocodome, Rp 59 ribu - Rp 79 ribu untuk aneka kemasan Nama Chocolate, hingga Rp 190 ribu untuk varian eksklusif Xiujank Truffles Dubai Chocolate.
Jika melihat publikasi media sosialnya @xiujank.chocolate, gerai offline Xi U-Jank Chocolate berlokasi di Jl. Alun-Alun Utara, Ciwidey, Kabupaten Bandung, yang beroperasi setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 21.00 WIB.
Lokasinya yang berada di jalur wisata utama Ciwidey menjadikannya sebagai salah satu tempat favorit wisatawan untuk berburu oleh-oleh khas Bandung.
Simak Video "Menggugah Selera dengan Kuliner Istimewa di Bogor"
(dir/dir)