Tomat Disebut Baik untuk Kulit, Ini 5 Manfaatnya

Tomat Disebut Baik untuk Kulit, Ini 5 Manfaatnya

detikFood - detikJabar
Minggu, 20 Sep 2026 08:00 WIB
Tomato juice in a glass and fresh tomatoes
Tomat. Foto: Getty Images/YelenaYemchuk
Bandung -

Makanan tidak hanya mengisi energi tubuh, tetapi juga berperan dalam menjaga kesehatan kulit. Salah satu makanan yang kerap mendapat perhatian ahli dermatologi untuk mendukung kesehatan kulit ialah tomat.

Kulit menjadi bagian tubuh yang paling sering berhadapan langsung dengan lingkungan. Polusi, asap, dan paparan sinar ultraviolet (UV) dapat memengaruhi kondisi kulit serta memicu berbagai masalah, mulai dari jerawat hingga psoriasis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perawatan dari luar saja tidak cukup. Tubuh juga membutuhkan asupan nutrisi dari makanan untuk membantu sel kulit memperbaiki diri, membentuk kolagen, dan mempertahankan kelembapan.

Dari berbagai makanan yang mengandung nutrisi untuk kulit, tomat menjadi salah satu yang banyak dibahas. Buah ini mengandung vitamin C yang membantu tubuh memproduksi kolagen.

ADVERTISEMENT

Tomat juga mengandung likopen, pigmen yang memberikan warna merah. Sejumlah penelitian mempelajari potensi likopen dalam membantu melindungi kulit dari beberapa dampak paparan sinar UV.

Lantas, apa yang membuat tomat menarik sebagai bagian dari pola makan untuk menjaga kesehatan kulit? Berikut penjelasannya, seperti dilansir dari EatingWell pada 13 September.

1. Tomat mengandung vitamin C untuk produksi kolagen

Kolagen memberikan struktur dan kekuatan pada kulit. Tubuh membutuhkan vitamin C untuk memproduksi kolagen karena vitamin tersebut membantu enzim menjalankan tahapan yang diperlukan untuk membentuk kolagen yang stabil.

Satu buah tomat mentah berukuran sedang mengandung sekitar 17 miligram vitamin C atau sekitar 19 persen dari nilai harian yang direkomendasikan. Jumlah tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin C, terutama jika seseorang juga mengonsumsi makanan lain yang kaya vitamin C.

Ahli Patrick Tan, MD juga mengungkap jika vitamin C dibutuhkan untuk sekaligus memelihara kolagen yang dapat mendukung integritas struktural kulit. Jadi, konsumsi tomat secara teratur bisa memenuhi kebutuhan vitamin C.

2. Berpotensi mengurangi efek paparan sinar UV

Likopen dalam tomat juga menjadi salah satu kandungan yang mendapat perhatian dalam kaitannya dengan kesehatan kulit.

Penelitian yang disebutkan EatingWell menunjukkan konsumsi tomat atau likopen berpotensi mengurangi beberapa kemerahan pada kulit yang berkaitan dengan paparan sinar UV.

Paparan sinar UV dapat menghasilkan spesies oksigen reaktif, yaitu molekul yang berpotensi merusak sel ketika jumlahnya melampaui kemampuan pertahanan antioksidan tubuh.

Meski demikian, konsumsi tomat tidak berarti dapat menggantikan perlindungan dari sinar matahari atau mencegah risiko kanker kulit. Efek likopen berkembang seiring waktu dan lebih tepat dipandang sebagai lapisan tambahan perlindungan, bukan fungsi utama.

3. Membantu melindungi kolagen dari kerusakan

Paparan sinar UV dapat merusak kolagen pada kulit. Sejumlah penelitian menunjukkan konsumsi tomat dan likopen dapat memengaruhi beberapa proses yang berkaitan dengan kerusakan tersebut.

Likopen dan vitamin C menjadi senyawa yang berperan dalam sistem pertahanan antioksidan tubuh.

Namun, penelitian belum membuktikan bahwa konsumsi tomat dapat meningkatkan elastisitas kulit atau menghasilkan perubahan nyata pada kerutan maupun kekencangan kulit.

4. Cara mengonsumsi tomat untuk mendapatkan nutrisinya

Tomat dapat dikonsumsi mentah maupun melalui berbagai olahan. Kedua cara tersebut memiliki karakteristik nutrisi yang berbeda.

Memasak tomat dapat membuat likopen lebih mudah diserap tubuh. Sebaliknya, tomat mentah menyediakan vitamin C yang jumlahnya dapat berkurang selama proses pemasakan.

Likopen juga larut dalam lemak. Karena itu, mengombinasikan tomat dengan sumber lemak makanan, seperti minyak zaitun, dapat membantu tubuh menyerap likopen dengan lebih baik.

Ahli Debra Jaliman, MD merekomendasikan tomat dimasak menjadi pasta yang dibuat dengan minyak zaitun. Untuk membuatnya, kamu perlu merebus tomat dengan minyak zaitun, bawang putih, dan bawang bombai.

Tomat juga dapat diolah menjadi sup dengan tambahan bawang bombai, minyak zaitun, dan kaldu. Olahan tersebut dapat disantap langsung atau disajikan bersama sandwich sebagai menu makan siang.

5. Tetap lindungi kulit dari sinar matahari

Asupan tomat dapat menjadi bagian dari pola makan untuk mendukung kesehatan kulit. Namun, tiga dokter kulit yang dikutip EatingWell lebih menekankan pentingnya perlindungan terhadap sinar matahari menggunakan tabir surya.

Kebiasaan tersebut membantu menjaga kesehatan kulit dan memberikan perlindungan yang tidak dapat digantikan hanya dengan mengonsumsi satu jenis makanan. Tabir surya yang dipilih sebaiknya tahan air dengan SPF 30 atau lebih tinggi.

Berhenti merokok juga dapat membantu menjaga kondisi kulit. Ahli Jaliman mengidentifikasi kebiasaan merokok sebagai salah satu faktor yang berkontribusi terhadap penuaan dini kulit.

Selain tomat, konsumsi beragam buah dan sayuran juga penting untuk melengkapi asupan nutrisi. Dengan begitu, tubuh memperoleh berbagai zat gizi yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan kulit.

Baca berita selengkapnya di detikFood.

(aqr/sud)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads