Bukan Cuma Air Putih, Ini 5 Minuman Penunjang Umur Panjang

Bukan Cuma Air Putih, Ini 5 Minuman Penunjang Umur Panjang

detikFood - detikJabar
Senin, 24 Agu 2026 06:00 WIB
Ilustrasi minum kopi
Ilustrasi minum kopi. (Foto: iStock)
Jakarta -

Menjaga tubuh tetap sehat seiring bertambahnya usia dapat dimulai dari kebiasaan sederhana. Salah satunya dengan memilih minuman yang mengandung senyawa bermanfaat bagi tubuh.

Beberapa jenis minuman mengandung antioksidan, probiotik, dan senyawa lain yang berpotensi membantu melindungi sel dari kerusakan. Sejumlah penelitian juga mengaitkan konsumsi minuman tertentu dengan risiko penyakit kronis dan kematian yang lebih rendah.

Kebiasaan minum tersebut dapat menjadi bagian dari pola hidup yang mendukung proses penuaan sehat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip dari Health.com, berikut lima minuman sehat yang dikaitkan dengan penuaan yang lebih sehat:

ADVERTISEMENT

1. Teh Hijau

Teh hijau menjadi salah satu minuman yang banyak diteliti karena kandungan antioksidannya. Penelitian mengaitkan konsumsi teh, termasuk teh hijau, dengan risiko kematian yang lebih rendah. Minum sekitar dua cangkir teh per hari juga dikaitkan dengan risiko kematian yang lebih rendah.

Manfaat tersebut diduga berasal dari katekin, yaitu antioksidan yang banyak terdapat dalam teh hijau. Senyawa ini membantu melindungi sel dari stres oksidatif dan peradangan.

Sama-sama Bikin Melek, Lebih Bagus Minum Kopi atau Teh Hijau?Sama-sama Bikin Melek, Lebih Bagus Minum Kopi atau Teh Hijau? Foto: Getty Images/iStockphoto

Salah satu katekin yang banyak mendapat perhatian peneliti ialah epigallocatechin gallate (EGCG). Senyawa tersebut berpotensi mendukung kesehatan jantung, otak, serta proses penuaan yang sehat.

2. Kopi

Kopi juga masuk dalam daftar minuman yang dikaitkan dengan umur panjang. Konsumsi kopi dalam jumlah sedang, sekitar dua hingga empat cangkir tanpa gula per hari, dikaitkan dengan risiko kematian yang lebih rendah. Manfaat tersebut terutama terlihat pada orang yang minum kopi pada pagi hari.

Ilustrasi kopiIlustrasi kopi Foto: Getty Images/apomares

Kopi mengandung polifenol dan antioksidan yang membantu melindungi sel dari stres oksidatif. Konsumsi kopi juga dikaitkan dengan risiko diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan penyakit hati yang lebih rendah.

Selain itu, kopi berpotensi mendukung kesehatan mental dan fungsi kognitif. Sejumlah penelitian mengaitkan konsumsi kopi dengan risiko Alzheimer dan Parkinson yang lebih rendah, meski penelitian lebih lanjut masih diperlukan.

3. Air Putih

Air putih mungkin tidak sepopuler teh atau kopi ketika orang membahas minuman yang mendukung penuaan sehat. Namun, tubuh membutuhkan cairan untuk menjalankan berbagai fungsi penting.

Hidrasi membantu menjaga fungsi sendi, pencernaan, hingga kesehatan ginjal. Penelitian juga mengaitkan asupan air yang lebih tinggi dengan risiko kematian yang lebih rendah, terutama pada perempuan.

Asal Usul Aturan Minum 8 Gelas Sehari, Apa Masih Efektif?Asal Usul Aturan Minum 8 Gelas Sehari, Apa Masih Efektif? Foto: Getty Images/KTStock

Sebaliknya, kekurangan cairan juga dikaitkan dengan penuaan yang lebih cepat dan peningkatan risiko penyakit kronis.

Secara umum, perempuan membutuhkan sekitar sembilan cangkir air per hari, sedangkan pria membutuhkan sekitar 13 cangkir. Untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan, konsumsi air dapat diperkaya dengan buah atau rempah. Membawa botol minum juga dapat membantu menjaga kebiasaan minum sepanjang hari.

4. Teh Hitam

Teh hitam berasal dari tanaman yang sama dengan teh hijau. Keduanya memiliki sejumlah kandungan yang dapat mendukung kesehatan, meski proses pengolahannya berbeda.

Proses pengolahan teh hitam menghasilkan antioksidan khas, yaitu theaflavin dan thearubigin. Kedua senyawa tersebut berpotensi memberikan berbagai manfaat bagi tubuh.

Bukti yang kuat menunjukkan teh hitam dapat mendukung kesehatan jantung dan fungsi pembuluh darah.

Teh hitamTeh hitam Foto: iStock

Dalam sebuah studi besar di Inggris, orang yang minum sedikitnya dua cangkir teh hitam setiap hari memiliki risiko kematian yang lebih rendah. Temuan tersebut juga mencakup risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular.

5. Kefir

Kefir merupakan minuman hasil fermentasi dengan tekstur yang menyerupai yogurt. Minuman ini kaya akan probiotik yang membantu menjaga keseimbangan mikrobioma usus.

Mikrobioma usus berperan dalam proses pencernaan dan sistem kekebalan tubuh. Ketidakseimbangan mikrobioma juga dikaitkan dengan sejumlah kondisi, seperti obesitas, diabetes tipe 2, hingga penurunan fungsi kognitif.

KefirKefir Foto: Istock

Penelitian yang secara khusus mengkaji hubungan kefir dengan penuaan masih terbatas. Namun, kandungan probiotik dan senyawa hasil fermentasi diduga dapat membantu mengontrol peradangan serta melindungi sel dari stres oksidatif.

Baca berita selengkapnya di detikFood.

Halaman 2 dari 2
(raf/sud)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads