Mengenal 3 Jenis Pisang Ambon dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Mengenal 3 Jenis Pisang Ambon dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Dian Nugraha Ramdani - detikJabar
Senin, 20 Jul 2026 07:30 WIB
Tikus Takut dengan Apa? Ini 11 Hal yang Ampuh untuk Mengusirnya. Salah Satunya Pisang!
Ilustrasi pisang (Foto: Matheus Bertelli/Pexels)
Bandung -

Pisang merupakan buah yang telah ada sejak lama. Tersebar pertama kali di India sejak abad ke-15, pisang kemudian melintasi Afrika Barat hingga ke Benua Amerika. Kini, pisang merupakan buah yang murah, enak, penuh giji, dan mudah ditemukan di Nusantara.

Di perkampungan, orang-orang biasa menanam pisang. Selain bandel terhadap cuaca, pisang mudah untuk dibibitkan. Tunas-tunas yang tumbuh di sekitar batang induk, tinggal dipindahkan saja ke lobang tanam baru. Orang Sunda mengatakannya 'dirintahkeun'.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pisang banyak jenisnya. Menurut studi yang diunggah laman epository.uin-suska.ac.id, secara umum ada dua jenis pisang. Pertama, tanaman pisang liar di mana buah pisangnya mengandung banyak biji. Kedua, pisang yang dibudidayakan di mana buahnya bertekstur pulen dan rasanya manis enak.

Di antara berbagai pisang yang dibudidayakan adalah pisang Ambon. Siapa yang tidak mengenal pisang ini? Pisang yang identik dengan ukuran besar, kulit yang mulus, dan rasanya manis.

ADVERTISEMENT

Kita mengenal namanya saja, pisan Ambon. Sejatinya, pisang ambon ini punya tiga jenis (varietas) yang biasa ditemukan di penjual-penjual buah-buahan. Kenali ketiganya yuk!

Mengapa Dinamai Pisang Ambon?

Di dalam bahasa Sunda, ada ungkapan 'Ambon sorangan' yang berarti gede rasa atau GR. Tetapi, nama pisang Ambon rupanya bukan diambil dari ungkapan itu. Nama ini merujuk pada daerah asalnya, yakni Ambon di Pulau Maluku.

Lalu, mengapa namanya pisang ambon? Afdhol Tharik, dosen sekaligus pemerhati bahasa di Universitas Indonesia, dikutip dari akun YouTube Trans7 Official menjelaskan bahwa pisang ambon (Musa paradisiaca var. sapientum) pada mulanya dikenal sebagai pisang yang sering dibawa masyarakat Ambon ketika merantau.

"Dulu para masyarakat ambon yang merantau ke kota besar khususnya di Jawa, selalu membawa pisang ini. Sehingga terkenal menjadi pisang ambon, karena yang membawanya adalah masyarakat ambon," kata Tharik.

Jadi jelas ya, meski di Sunda ada ungkapan 'ambon sorangan' dan di dalam Jawa ada ungkapan 'ambon-ambon', nama pisang ambon bukan diambil dari dua bahasa itu, melainkan karena pisang ini sangat sering dibawa perantau Ambon ke kota-kota besar di Pulau Jawa.

Jenis-Jenis Pisang Ambon

Mang Atho, demikian sapaan untuk pria bernama Athoillah (49), bandar pisang di Dusun Lebak Kaso, Desa Cikahuripan, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang. Dia biasa menjual pisang-pisang ambon berbagai jenis. Di antaranya, pisang ambon lumut dan pisang ambon putih.

Pisang ambon, paling tidak punya tiga jenis: Pisang ambon lumut, pisang ambon putih, dan pisang ambon kuning. Secara zahir, yang membedakan antara ketiganya adalah kulitnya. Pisang ambon lumut berwarna hijau seperti warna lumut. Pisang ambon putih memang kulitnya kekuningan, tapi tidak mengilat sebagaimana pisang ambon kuning.

"Jikapun didiamkan lama, pisang ambon lumut itu, kulitnya tetap hijau. Meski matang, kulitnya tidak akan berubah menjadi kuning," kata Mang Atho baru-baru ini.

3 Jenis Pisang Ambon


1. Pisang Ambon Lumut

Dikutip dari laman Scribd pada artikel berjudul 'Ciri-ciri dan Jenis Pisang Ambon', pisang ini memiliki ciri khas kulit tetap berwarna hijau meskipun sudah matang. Buahnya berukuran sekitar 15-17 cm, berkulit agak tebal, berdaging putih kekuningan, beraroma harum, dan bercita rasa manis sehingga sering dimakan langsung maupun diolah menjadi aneka makanan penutup.

2. Pisang Ambon Putih

Pisang ini memiliki kulit berwarna kuning pucat dengan ukuran buah yang relatif lebih besar. Jenis ini dikenal memiliki aroma harum dan rasa yang sedikit asam. Kandungan gizinya membuat pisang ini sering dijadikan salah satu pilihan buah untuk makanan pendamping bayi.

Pohon pisang milik seorang warga Pekalongan membuat heboh. Pisang Ambon Putih ini mempunyai empat tandan dan juga empat jantung lho.Pohon pisang milik seorang warga Pekalongan membuat heboh. Pisang Ambon Putih ini mempunyai empat tandan dan juga empat jantung lho. Foto: Robby Bernardi

3. Pisang Ambon Kuning

Ini merupakan varietas dengan ukuran buah paling besar di antara ketiga jenis tersebut. Buahnya sedikit melengkung, berkulit tipis, dan memiliki daging buah berwarna kuning keputihan ketika matang. Dalam satu tandan dapat menghasilkan buah dalam jumlah yang cukup banyak dibandingkan jenis Ambon lainnya.

Manfaat 3 Jenis Pisang Ambon


Manfaat Pisang Ambon Lumut

Pisang Ambon Lumut dikenal memiliki rasa manis dengan tekstur daging buah yang lembut. Kandungan karbohidrat di dalamnya menjadikannya sumber energi yang baik untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Selain itu, pisang ini juga mengandung serat yang membantu melancarkan sistem pencernaan serta menjaga kesehatan usus.

Tak hanya itu, Pisang Ambon Lumut kaya akan kalium yang berperan dalam membantu menjaga tekanan darah tetap stabil sekaligus mendukung kesehatan jantung. Kandungan vitamin C dan vitamin B6 di dalamnya juga bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, membantu metabolisme, serta mendukung pembentukan sel darah merah.

Manfaat Pisang Ambon Putih

Pisang Ambon Putih memiliki aroma yang harum dengan cita rasa manis sedikit asam. Buah ini dapat menjadi pilihan camilan sehat karena mengandung karbohidrat sebagai sumber energi sekaligus serat yang membantu memperlancar proses pencernaan dan mencegah sembelit.

Selain itu, kandungan kalium pada Pisang Ambon Putih berperan dalam menjaga fungsi otot, saraf, dan kesehatan jantung. Buah ini juga mengandung vitamin B6, vitamin C, serta antioksidan yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas sekaligus mendukung sistem kekebalan tubuh.

Manfaat Pisang Ambon Kuning

Pisang Ambon Kuning memiliki ukuran buah yang relatif lebih besar dibandingkan jenis Ambon lainnya. Kandungan karbohidratnya mampu memberikan energi yang cukup untuk tubuh, sementara seratnya membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan dan membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.

Selain menjadi sumber energi, Pisang Ambon Kuning juga mengandung kalium, magnesium, vitamin C, dan vitamin B6 yang bermanfaat untuk menjaga tekanan darah, mendukung fungsi otot dan tulang, serta meningkatkan daya tahan tubuh



(dir/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads