Gurih Renyah Butter Tteok, Camilan Hits Baru di Bandung

Nur Khansa Ranawati - detikJabar
Minggu, 19 Jul 2026 06:30 WIB
Butter tteok di Coma Coffee Matter Bandung (Foto: Nur Khansa Ranawati/detikJabar)
Bandung -

Butter tteok belakangan ikut meramaikan tren kuliner di Bandung. Kudapan khas Korea Selatan berbahan dasar tepung beras ini mulai bermunculan di sejumlah coffee shop toko bakery.

Teksturnya yang renyah di bagian luar dan kenyal di dalam membuat banyak orang penasaran untuk mencicipinya. Tak sedikit pula yang memilih menikmatinya bersama secangkir kopi, sehingga butter tteok perlahan menjadi salah satu camilan yang banyak dicari.

Di tengah tren tersebut, Coma Coffee Matter menjadi salah satu coffee shop yang menghadirkan butter tteok ke dalam daftar menunya. Kafe yang berlokasi di Jalan Kacapiring Nomor 7, Kota Bandung ini selama ini dikenal lewat racikan berbagai menu kopinya, termasuk dirty latte yang banyak digemari.

Namun kini, pengunjung juga bisa ngopi sambil menikmati empat varian rasa butter tteok. Mulai dari cheese, ube alias ubi ungu, red bean, hingga matcha. Menu anyar tersebut hadir berdampingan dengan deretan menu baru lain, mulai dari minuman hingga makanan berat.

Manajer Sales Marketing Coma Coffee Matter, Chansay mengatakan, butter tteok di Coma memiliki karakter yang cukup berbeda. Setiap potongannya dibuat lebih buttery dengan lapisan luar yang lebih crispy dibanding butter tteok pada umumnya. Bahkan, ia menyebut cita rasanya mirip dengan butter tteok yang pernah ia cicipi di kafe milik orang Korea.

"Variannya sekarang lebih banyak, terus lebih buttery juga, luarnya crispy. Kalau dibandingkan butter tteok yang ada di Bandung, ini salah satu yang paling enak. Saya pernah mencoba di Jakarta, di kafe punya orang Korea, dan rasanya mirip banget sama yang di sini. Jadi ini sudah mirip sama yang asli di Korea," katanya ketika ditemui detikJabar belum lama ini.

Butter tteok di Coma Coffee Matter Bandung Foto: Nur Khansa Ranawati/detikJabar

Kudapan ini disajikan hangat dengan aroma butter yang langsung tercium begitu tiba di meja. Bagian luarnya terasa renyah, sementara bagian dalamnya tetap kenyal khas tteok sehingga menghasilkan paduan tekstur yang kontras.

Sebagai pelengkap, butter tteok disajikan bersama saus karamel. Rasa gurih dari butter berpadu pas dengan manisnya saus karamel tanpa terasa berlebihan.

Selain butter tteok, Coma juga memperluas pilihan bakery yang selama ini menjadi salah satu menu favorit pelanggan. Kini tersedia salt bread caramel, salt bread milky cheese, salt bread chicken floss, hingga soft sourdough choco parmegiano. Seluruh bakery diproduksi setiap hari agar tetap segar saat disajikan kepada pengunjung.

"Best seller kita memang bakery, terutama salt bread. Variannya sekarang cukup banyak dan semuanya kita produksi sendiri," ujar Chansay.




(iqk/iqk)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork