Nikmatnya Serabi Kinca Khas Cirebon

Nikmatnya Serabi Kinca Khas Cirebon

Ony Syahroni - detikJabar
Senin, 06 Jul 2026 00:05 WIB
Serabi kinca khas Cirebon.
Serabi kinca khas Cirebon. (Foto: Ony Syahroni/detikJabar)
Cirebon -

Di tengah beragam jajanan yang masih bertahan di Cirebon, serabi kinca menjadi salah satu yang mudah dijumpai. Camilan ini dikenal dengan penyajiannya yang sederhana, namun memiliki cita rasa khas.

Dilihat dari tampilannya, serabi kinca berukuran lebih kecil dibandingkan serabi pada umumnya. Bentuknya bulat dengan tekstur lembut. Saat disajikan, serabi disiram kinca, yakni gula merah cair yang dipadukan dengan santan.

Salah satu pedagang yang masih menjajakan jajanan ini adalah Suriah. Setiap hari ia berkeliling menawarkan aneka jajanan pasar ke sejumlah wilayah di Kota Cirebon.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu lokasi yang rutin disinggahinya adalah kawasan Jalan Veteran. Di tempat itu, ia kerap melayani pembeli yang mencari jajanan tradisional, termasuk serabi kinca.

Menurut Suriah, serabi kinca merupakan salah satu makanan khas Cirebon yang hingga kini masih banyak diminati masyarakat.

ADVERTISEMENT

"Serabi kinca ini makanan khas Cirebon," kata Suriah saat ditemui di Jalan Veteran, Kota Cirebon, Rabu (1/7/2026).

Ia menjelaskan, warna hijau pada serabi berasal dari sari daun pandan yang dicampurkan ke dalam adonan. "Serabi kinca warnanya memang hijau, kan pakai daun pandan," ujarnya.

Saat ada pembeli, Suriah mengambil beberapa buah serabi, kemudian memotongnya menjadi bagian-bagian kecil sebelum disusun di atas kertas yang dipincuk.

Di atas potongan serabi itu, ia lalu menyiramkan gula merah cair dan menambahkan santan. Kuah tersebut meresap ke sela-sela potongan serabi, menghadirkan perpaduan rasa manis dan gurih dalam setiap suapan.

Untuk satu porsi serabi kinca, Suriah menjualnya seharga Rp5.000. Harganya yang terjangkau membuat jajanan ini masih menjadi pilihan camilan bagi berbagai kalangan.

Wandi, salah seorang pembeli, mengaku menyukai serabi kinca. Teksturnya yang lembut berpadu dengan guyuran gula merah dan santan, menghasilkan rasa manis-gurih yang khas.

"Enak, lembut. Manisnya pas, santannya juga terasa. Harganya juga murah," kata Wandi.

(orb/orb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads