Rasa manis dari gula tidak sebanding dengan dampak negatif yang muncul jika dikonsumsi secara berlebihan. Justru, menekan asupan gula harian dapat memberikan berbagai manfaat bagi tubuh.
Saat ini, para ahli kesehatan semakin menganjurkan pembatasan konsumsi gula. Hal ini didasarkan pada bukti bahwa kelebihan gula berhubungan dengan beragam gangguan kesehatan.
Dampaknya mulai dari kesulitan mengontrol berat badan hingga meningkatnya risiko penyakit kronis. Cara menguranginya pun cukup sederhana, yakni dengan membatasi penggunaan gula dalam makanan sehari-hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika konsumsi gula ditekan, tubuh tidak hanya terasa lebih ringan. Meski pada awalnya terasa tidak mudah, manfaat jangka panjangnya akan terasa signifikan bagi kesehatan.
Berikut ini 7 khasiat berhenti konsumsi gula dilansir dari Medicine Net (22/12/2025):
1. Berat Badan Turun
Gula, terutama dalam bentuk olahan, dapat memicu keinginan makan berlebih karena tidak memberikan rasa kenyang yang bertahan lama. Hal ini membuat seseorang lebih mudah mengonsumsi kalori berlebih tanpa disadari.
Saat konsumsi gula dikurangi dan diganti dengan makanan utuh seperti protein, serat, dan lemak sehat, tubuh akan lebih mudah mengatur hormon lapar dan kenyang. Dampaknya, keinginan ngemil menurun, asupan kalori lebih terkendali, dan proses penurunan berat badan menjadi lebih efektif.
2. Bikin Lebih Happy
Asupan gula berlebih dapat memengaruhi kondisi emosional seseorang. Lonjakan gula darah yang cepat diikuti penurunan drastis dapat memicu perubahan suasana hati, seperti mudah marah, cemas, hingga merasa lelah secara mental.
Mengurangi gula, kadar gula darah menjadi lebih stabil sehingga membantu menjaga keseimbangan kimia di otak. Dalam jangka panjang, hal ini dapat membantu mengurangi risiko depresi dan membuat suasana hati terasa lebih stabil serta positif.
3. Imunitas Meningkat
Gula diketahui dapat memicu peradangan dalam tubuh, salah satu efeknya yaitu melemahnya imunitas. Ketika sistem imun terganggu, tubuh menjadi lebih rentan terhadap berbagai penyakit, termasuk infeksi ringan seperti flu.
Ketika membatasi konsumsi gula, tubuh dapat bekerja lebih optimal dalam melawan patogen. Sistem imun yang lebih kuat juga membantu tubuh pulih lebih cepat serta mengurangi risiko alergi dan gangguan pernapasan tertentu.
4. Risiko Penyakit Kronis Berkurang
Konsumsi gula berlebih berkaitan erat dengan berbagai penyakit serius, seperti tekanan darah tinggi, diabetes tipe 2, dan obesitas. Kondisi ini merupakan faktor risiko utama penyakit jantung yang menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia.
Mengurangi gula membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil dan mengurangi beban kerja organ tubuh, terutama pankreas. Sehingga risiko terkena penyakit kronis dapat ditekan dan kesehatan jangka panjang pun lebih terjaga.
Baca juga: Mengenal 3 Sekte Bubur Ayam Khas Tasikmalaya |
5. Penuaan Bisa Dicegah
Gula berlebih dapat mempercepat proses penuaan melalui mekanisme yang merusak kolagen dan elastin. Akibatnya, kulit menjadi lebih cepat keriput dan kehilangan elastisitas.
Ketika mulai mengurangi asupan gula harian proses kerusakan tersebut dapat diminimalkan. Kulit akan terlihat lebih sehat, lembap, dan awet muda karena peradangan dalam tubuh juga ikut berkurang.
Konsumsi gula yang berlebihan dapat mengganggu kesehatan gigi dan mulut, sehingga sebaiknya dihindari. Foto: Getty Images/Aphirak Thila
6. Kesehatan Gigi dan Mulut Terjaga
Gula merupakan salah satu penyebab utama kerusakan gigi. Bakteri di dalam mulut memanfaatkan gula untuk menghasilkan asam yang dapat merusak lapisan pelindung gigi dan menyebabkan gigi berlubang.
Selain itu, konsumsi gula berlebih juga dapat memicu bau mulut. Membatasi asupan gula sama dengan menjaga lingkungan di dalam mulut lebih sehat, sehingga risiko kerusakan gigi dan masalah mulut lainnya dapat diminimalkan.
7. Kualitas Tidur Lebih Baik
Konsumsi gula, terutama di malam hari, dapat mengganggu kualitas tidur. Lonjakan energi akibat gula membuat tubuh sulit rileks, sehingga seseorang lebih mudah terbangun di tengah malam.
Mengurangi gula membantu tubuh mencapai kondisi yang lebih tenang sebelum tidur. Hasilnya, kualitas tidur meningkat, tubuh lebih segar saat bangun, dan energi sepanjang hari pun menjadi lebih optimal.
Artikel ini telah tayang di detikfood. Baca selengkapnya di sini.
(yum/yum)
