Merebus telur terlihat sederhana, namun praktiknya kerap memunculkan masalah. Mulai dari tingkat kematangan yang tidak sesuai keinginan hingga kulit telur yang retak saat direbus. Padahal, telur rebus kini menjadi menu sarapan sehat favorit karena praktis, tinggi protein, dan mudah dikombinasikan dengan berbagai hidangan.
Kesalahan kecil saat merebus bisa memengaruhi tekstur dan tampilan telur. Karena itu, diperlukan teknik yang tepat agar hasilnya matang sempurna dan mudah dikupas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Trik Merebus Telur Menurut Pakar
Dilansir detikFood, penulis buku resep sekaligus food blogger, Lisa Bryan, membagikan cara merebus telur yang konsisten dan minim risiko retak. Tips ini ia tuliskan melalui situs kuliner Downshiftology pada November 2024.
Didihkan Air Terlebih Dahulu
Langkah awal yang disarankan adalah merebus air terlebih dahulu sebelum telur dimasukkan. Pastikan air cukup tinggi untuk merendam telur, sekitar 2-3 sentimeter di atas permukaannya.
Saat air sudah mendidih, kecilkan api agar gelembung tidak terlalu agresif. Gunakan saringan atau sendok berlubang untuk memasukkan telur secara perlahan. Cara ini membantu mencegah telur terbentur dasar panci dan mengurangi risiko cangkang retak.
Setelah telur masuk, besarkan kembali api dan mulai menghitung waktu perebusan sesuai tingkat kematangan yang diinginkan.
Panduan Waktu Merebus Telur
Setiap durasi perebusan menghasilkan tekstur kuning telur yang berbeda. Berikut panduan waktu yang bisa dijadikan acuan:
- 6 menit: Kuning telur masih cair dengan putih telur lembut
- 6,5 menit: Kuning telur lembut seperti selai
- 8 menit: Kuning telur setengah matang, masih sedikit lunak
- 10 menit: Telur matang dengan bagian tengah agak lembut
- 12 menit: Telur matang dengan kuning telur lebih cerah
- 14 menit: Telur matang sempurna, putih telur padat tanpa terasa kering
Setelah waktu perebusan tercapai, telur sebaiknya langsung dipindahkan ke dalam wadah berisi air es. Langkah ini menghentikan proses memasak dan menjaga tekstur tetap ideal.
Tips Mencegah Telur Retak Saat Direbus
Jika kulit telur masih sering retak, beberapa hal berikut bisa diterapkan untuk meminimalkan risiko:
1. Gunakan Telur Suhu Ruang
Telur yang baru dikeluarkan dari kulkas memiliki perbedaan suhu ekstrem dengan air panas, sehingga lebih mudah retak. Diamkan telur beberapa saat hingga suhunya mendekati suhu ruang.
2. Jangan Masukkan Telur Saat Air Bergolak
Pastikan air tidak terlalu mendidih ketika telur dimasukkan. Gelembung besar membuat telur bergerak liar dan saling berbenturan.
3. Jangan Terlalu Penuh
Merebus terlalu banyak telur dalam satu panci meningkatkan risiko benturan antar telur. Beri ruang yang cukup agar panas merata dan hasilnya lebih konsisten.
4. Perhatikan Kualitas Cangkang
Ketebalan cangkang telur bisa berbeda tergantung merek dan usia telur. Jika sering mengalami retak meski teknik sudah benar, mencoba merek lain bisa menjadi solusi.
Artikel ini telah tayang di detikFood. Baca selengkapnya di sini.











































