Kesegaran Es Goyobod Ude Garut yang Lestari Sejak 1970

Kesegaran Es Goyobod Ude Garut yang Lestari Sejak 1970

Hakim Ghani - detikJabar
Sabtu, 04 Apr 2026 12:00 WIB
Es Goyobod Ude yang legendaris
Es Goyobod Ude yang legendaris. Foto: Hakim Ghani/detikJabar
Garut -

Es goyobod merupakan salah satu kudapan legendaris dari Garut. Telah eksis sejak lama, es goyobod terus bertahan di tengah gempuran minuman-minuman kekinian.

Es goyobod merupakan minuman tradisional yang diyakini berasal dari tatar Sunda, khususnya Garut. Rasanya manis, gurih dan segar sekaligus saat disantap.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Es goyobod terdiri dari goyobodnya itu sendiri. Bentuknya kenyal seperti jeli, terbuat dari tepung kanji. Diidangkan dalam gelas dan dicampur beragam toping, seperti kelapa, alpukat, roti serta kental manis, es serut dan gula tebu cair.

Berdasarkan penelusuran detikJabar, tidak banyak referensi yang bisa didapati, mengenai sejarah es goyobod zaman dulu. Namun, salah satu lapak es goyobod legendaris dapat ditemukan di Garut.

ADVERTISEMENT

Lapak es goyobod tersebut, bernama Es Goyobod Ude. Lokasinya di Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Garut. Tak sampai satu kilometer jaraknya dari Alun-alun Garut di arah selatan.

Ude (50), sang pemilik menuturkan, jika es goyobod racikannya telah eksis sejak tahun 1970. "Ini turun-temurun. Yang pertama jualan itu bapak saya, sudah ada sejak tahun 1970-an," kata Ude kepada detikJabar.

Ude sendiri baru turun tangan berjualan es goyobod sejak tahun 2002. Ude menjadi suksesor sang ayah, Asep, yang saat itu sudah mulai menua.

Ude menuturkan, es goyobod merupakan salah satu kudapan yang bertahan di tengah gempuran minuman-minuman kekinian masa kini yang terus menjamur.

Es Goyobod Ude yang legendarisEs Goyobod Ude yang legendaris Foto: Hakim Ghani/detikJabar

"Yang viral-viral memang menyita perhatian. Tapi enggak lama redup lagi. Ujung-ujungnya orang pasti cari yang legendaris. Ya salah satunya es goyobod ini," ungkap Ude.

Di hari biasa, Ude biasanya bisa menjual hingga 150 gelas es goyobod kepada pelanggan. Beda cerita di akhir pekan. Penjualannya bisa sampai dua hingga tiga kali lipat dari hari biasa.

"Pokoknya asal jangan dikasih hujan saja. Kalau hujan lesu," ungkap Ude.

Banyak penjaja es goyobod di perkotaan Garut. Namun, menurut Ude, es goyobod dagangannya berbeda dari yang lain. Perbedaan paling kentara adalah dari wanginya yang khas.

"Ini wangi dari kelapa. Karena sedari dulu kami pasti pakai kelapa dari Tasikmalaya. Gulanya juga asli tidak ada campuran kimia. Makanya setiap dagang selalu banyak lebah," katanya.

Seporsi es goyobod yang dijajakan Ude, dijual dengan harga 8 ribu rupiah saja. Meskipun didominasi pelanggan setia, tapi setiap harinya, khususnya weekend, ada saja wajah baru yang mampir ke lapak sederhana es goyobod milik Ude.

Lapak Es Goyobod Ude ini buka setiap hari mulai jam 10 pagi. Jika detikers berminat untuk mencobanya, jangan datang lebih dari jam 12 siang. Sebab, jika ramai, lapak bakal sudah tutup pada jam 2 siang.

(sud/sud)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads