Bau pipis kucing yang tertinggal di lantai, sofa, karpet, atau pakaian bisa membuat rumah terasa kurang nyaman. Masalahnya, meski bekasnya sudah dibersihkan, aroma pesing terkadang masih tercium. Jika bau masih tertinggal, kucing juga berpotensi kembali menandai area yang sama.
Membersihkan bekas pipis kucing tidak cukup hanya dengan menyiramnya menggunakan air. Cara pembersihan perlu disesuaikan dengan permukaan yang terkena agar noda dan bau bisa berkurang tanpa merusak bahan.
Dilansir detikProperti yang mengutip dari Home Made Simple, ada beberapa bahan rumahan yang dapat digunakan untuk membantu membersihkan bekas pipis kucing. Berikut cara penggunaannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Cuka Putih untuk Permukaan Tertentu
Cuka putih dapat membantu mengurangi bau pada sejumlah permukaan yang tahan terhadap bahan asam. Campurkan cuka putih dan air dengan perbandingan 1:1, lalu uji terlebih dahulu pada bagian kecil yang tidak terlihat.
Gunakan kain untuk mengoleskan larutan ke area yang terkena pipis, kemudian bersihkan sesuai jenis permukaannya. Hindari penggunaan pada batu alam atau material yang sensitif terhadap asam. Cuka juga tidak boleh dicampur dengan pemutih karena dapat menghasilkan gas berbahaya.
2. Soda Kue untuk Membantu Menyerap Bau
Soda kue dapat dimanfaatkan untuk membantu mengurangi bau pada karpet atau kain tertentu. Setelah cairan pipis diserap menggunakan tisu atau kain bersih, taburkan sedikit soda kue pada area yang sudah sesuai untuk dibersihkan.
Biarkan hingga kering, kemudian bersihkan menggunakan penyedot debu. Sebelum menggunakannya pada sofa atau karpet, periksa petunjuk perawatan bahan agar tidak meninggalkan noda atau residu.
3. Pemutih Oksigen untuk Pakaian yang Terkena Pipis
Pakaian yang terkena pipis kucing perlu segera ditangani. Bilas bagian yang terkena menggunakan air dingin, lalu cuci sesuai petunjuk pada label pakaian.
Pemutih oksigen berbahan natrium perkarbonat bisa menjadi pilihan untuk bahan pakaian yang aman terhadap produk tersebut. Ikuti takaran dan petunjuk pada kemasan, serta uji terlebih dahulu pada bagian tersembunyi. Jangan mencampurnya dengan cuka atau produk pembersih lain jika tidak secara jelas diizinkan oleh petunjuk produk.
4. Air Dingin untuk Penanganan Awal
Air dingin dapat digunakan sebagai langkah pertama ketika pipis kucing baru saja mengenai pakaian atau kain yang bisa dicuci. Segera serap cairan menggunakan tisu atau kain, lalu bilas dengan air dingin.
Hindari menggosok terlalu keras karena noda dapat menyebar ke bagian lain. Setelah itu, cuci sesuai petunjuk bahan dan pastikan bau sudah berkurang sebelum pakaian dikeringkan.
Artikel ini telah tayang di detikProperti.
(iqk/iqk)
