Doa Setelah Sholat Tarawih dan Witir di Bulan Ramadhan

Iqbal Kukuh - detikJabar
Rabu, 18 Feb 2026 14:41 WIB
Doa Setelah Sholat Tarawih dan Witir (Foto: H9images/Freepik)
Bandung -

Sholat Tarawih dan Witir merupakan amalan sunnah yang memiliki keutamaan besar di bulan Ramadhan. Ibadah ini dikerjakan setelah sholat Isya hingga menjelang waktu sahur, baik secara berjamaah maupun sendiri, sesuai kemampuan masing-masing.

Sebagai penutup ibadah malam, doa setelah sholat Tarawih dan Witir dianjurkan untuk dibaca dengan penuh kekhusyukan. Doa tersebut menjadi ungkapan harapan agar Allah SWT menerima amal, mengampuni dosa, dan melimpahkan keberkahan dalam kehidupan.

Keutamaan Membaca Doa Setelah Sholat Tarawih dan Witir

Membaca doa setelah sholat Tarawih dan Witir merupakan bagian dari adab beribadah yang telah lama diamalkan oleh umat Islam. Waktu setelah sholat termasuk momen mustajab untuk berdoa, terlebih pada malam-malam bulan Ramadhan yang penuh rahmat dan ampunan.

Melalui doa, seorang Muslim memohon keteguhan iman, kemudahan dalam menjalankan puasa, serta keselamatan hidup di dunia dan akhirat. Doa juga menjadi sarana introspeksi diri setelah melaksanakan rangkaian ibadah malam.

Doa merupakan sebuah permohonan dari seorang hamba yang ditujukan kepada Allah SWT. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an melalui Surat Ghafir ayat 60. Allah SWT memerintahkan hamba-Nya untuk berdoa.

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ

Artinya: Tuhanmu berfirman, "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan). Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk (neraka) Jahanam dalam keadaan hina dina."

Hukum Sholat Tarawih dan Witir di Bulan Ramadhan

Sholat Tarawih hukumnya sunnah muakkad, yakni sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan. Sholat ini biasanya dilaksanakan setelah sholat Isya dan ditutup dengan sholat Witir sebagai penanda akhir ibadah malam.

Pelaksanaan sholat Tarawih dan Witir dapat dilakukan secara berjamaah di masjid atau secara sendiri di rumah. Ada perbedaan jumlah rakaat dalam sholat tarawih, yakni 8 rakaat ditambah 3 witir (total 11 rakaat) atau 20 rakaat.

Mengutip dari NU Online, amalan ini tidak pernah ditinggalkan Rasulullah SAW. Sebagaimana yang diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, ia mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda,

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya: "Barang siapa ibadah (Tarawih) di bulan Ramadan seraya beriman dan ikhlas, maka diampuni baginya dosa yang telah lampau." (HR Bukhari, Muslim, dan lainnya)




(iqk/iqk)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork