Pemkab Sumedang Diharap Bisa Adopsi Sistem Layanan Digital Finlandia

Pemkab Sumedang Diharap Bisa Adopsi Sistem Layanan Digital Finlandia

Yudistira Imandiar - detikJabar
Senin, 28 Nov 2022 19:30 WIB
Pemkab Sumedang
Foto: Pemkab Sumedang
Jakarta -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang mengirimkan delegasi Benchmarking Digital Services ke Finlandia. Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri RI, Dr. Safrizal ZA meyakini dari kegiatan itu Pemkab Sumedang bisa mengadopsi sistem layanan digital dari Finlandia.

"Kemendagri banyak memfasilitasi daerah provinsi dan kabupaten/kota untuk studi ke luar negeri, tetapi sedikit sekali yang menindaklanjuti hasilnya. Padahal seharusnya hasil studi ke luar negeri tersebut akan menjadi pembeda daerah tersebut dengan daerah lainnya. Saya yakin Sumedang berbeda," kata Safrizal dalam keterangan tertulis, Senin (28/11/2022).

Safrizal berharap delegasi Kabupaten Sumedang dapat memanfaatkan kegiatan benchmarking untuk terus berbenah, dan meningkatkan kualitas digital services dengan mengadopsi best practices di Finlandia.


"Saya optimis Sumedang mampu mengadopsi perubahan paradigma digital services, dari reaktif ke proaktif sebagaimana dikembangkan oleh Kota Helsinki," jelas Safrizal.

Menurut Safrizal, langkah yang paling berat adalah merubah budaya atau kebiasaan aparatur dan masyarakat untuk berkinerja berkelanjutan.

"Artinya harus kerja keras, serta integritas dan dedikasi harus menjadi iklim dan budaya kerja aparatur dan masyarakatnya. Sumedang saat ini telah menjadi inspirasi bagi daerah lain, sehingga harus terus memacu diri agar tidak malah tertinggal oleh daerah lain yg menirunya," papar Safrizal.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir yang memimpin delegasi benchmarking Pemda Kabupaten Sumedang ke Finlandia menyampaikan tekadnya untuk menindaklanjuti hasil kegiatan benchmarking itu.

"Kami pastikan best practices di Finlandia, khususnya dalam digital services dan pendidikan, akan diadopsi, diadaptasi dan dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan dan kearifan Sumedang," tegas Dony.

Ia menerangkan saat ini delegasi benchmarking Pemda Kabupaten Sumedang tengah menyiapkan grand design dan peta jalan 'Sumedang Beyond Public Services'.

"Kegiatan benchmarking ini bukan formalitas. Sebagaimana harapan dan optimisme Pak Dirjen, Sumedang akan melakukan continuous improvement serta terus menjadi role model dan inspirasi bagi kabupaten/kota lainnya. Untuk itu, paradigma beyond public services sebagaimana dicontohkan Kota Helsinki, akan segera dieksekusi," ujar Dony.

(akd/ega)