Pastel Kering dari Purwakarta Tembus Pasar Eropa dan Afrika

Dian Firmansyah - detikJabar
Selasa, 16 Agu 2022 07:30 WIB
Kue pastel kering Pasmini.
Foto: Dian Firmansyah/detikJabar)
Purwakarta -

Pemulihan ekonomi kreatif pasca pandemi COVID-19 langsung dirasakan pelaku UMKM di Purwakarta, Jawa Bara. Salah satunya Cucu Nengsih, penggerak UMKM di Perum Kota Baru, Kecamatan Cempaka, Purwakarta.

Ia yang menjadi penggerak sekaligus pelaku usaha pembuatan kue pastel kering mampu mengekspor hasil buah tangannya ke enam negara, mulai dari Singapura, Hongkong, Yunani hingga dua negara di Benua Afrika.

"Alhamdulillah kita udah tembus ke enam negara, pengiriman pertama kita ada ke New Zealand, kemudian Singapura, Hongkong, masih proses ke Maputo (Mozambik) dan Gabon di benua Afrika dan terakhir PO dari Yunani," ucap Cucu ditemui di rumahnya, Senin (15/08/2022).


Cucu mengatakan, melimpahnya orderan hingga tembus ke enam negara sangat dirasakan pasca terkendalinya COVID-19. Saat ini pesanannya meningkat hingga 200 persen.

Kue pastel kering Pasmini.Kue pastel kering Pasmini. Foto: Dian Firmansyah/detikJabar

"Biasanya pesanan per bulan 1.000 pouch (pcs), sekarang meningkatkan menjadi 3.000, bahkan pernah sampai 5.000 pouch," katanya.

Untuk satu kemasa nkue pastel kering ini, cucu membanderol Rp 20.000. Tak hanya dijual sendiri, Cucu membuka joint partner alias reseller yang saat ini sudah menyebar hingga wilayah Jabodetabek.

"Keuntungan dari naiknya pesanan Rp 30-60 juta per bulan. Pastel ini bisa langsung konsumsi dan awet selama satu tahun," tuturnya.

Kue pastel kering Pasmini.Produksi kue pastel kering Pasmini. Foto: Dian Firmansyah/detikJabar

Adapun proses pembuatan pastel kering mini ini sama seperti membuat pastel pada umumnya. Bahan dasarnya adalah tepung terigu yang dicampur adonan bumbu lainnya.

Pastel Pasmini memiliki beragam varian rasa atau isinya di dalamnya, seperti abon ayam, abon daging, abon ikan, dan lainnya.

(orb/orb)