Ratusan Orang 'Adu Melayang' di Kopassus Indoor Skydiving Championship

Whisnu Pradana - detikJabar
Sabtu, 21 Mei 2022 13:34 WIB
Peserta Skydiving Indoor Beraksi di dalam Wind Tunnel Raksasa
Peserta Skydiving Indoor Beraksi di dalam Wind Tunnel Raksasa (Foto: Whisnu Pradana/detikJabar)
Bandung -

Ratusan peserta dari tiga matra TNI, Polri, dan sejumlah komunitas terjun payung adu keterampilan melayang dalam gelaran kejuaraan Kopassus Indoor Skydiving Championship 2022 di Pusdiklatpassus Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Dalam kejuaraan yang digelar mulai 20-22 Mei 2022 ini, para peserta beradu kemampuan atraksi di dalam wind tunnel terbesar dengan menampilkan gerakan yang indah ketika melayang di udara.

Komandan Pusdiklatpassus Brigjen TNI Agus Sasmita mengatakan dalam kejuaraan Kopassus Indoor Skydiving Championship ini satu peserta hanya diberi waktu selama 35 detik untuk melayang di udara.


"Peserta akan dinilai dari gerakan dan atraksi selama melayang di wind tunnel. Peserta dipisah dala. kelas advance, basic-intermediate, dan skydive challenge," ungkap Agus kepada wartawan di Pusdiklatpassus Batujajar, Sabtu (21/5/2022).

Ia mengatakan, dalam kejuaraan ini ada 138 peserta yang berasal dari Mako Kopassus, Pusdiklatpassus Batujajar, Grup Satu Kopassus, 181 Kopassus, Brigif Para Raider Kostrad, Denjaka TNI AL, Mabes TNI AU, Kopasgat TNI AU, Sat Bravo 90 TNI AU, FASI Lampung, dan masih banyak lagi.

"Peserta yang ikut kejuaraan nasional indoor skydiving ini sangat tinggi. Terbukti ada 49 tim yang terdiri dari total 138 peserta dan official," kata Agus.

Kejuaraan nasional indoor skydiving yang pertama kali digelar ini nantinya akan menjadi agenda rutin mengingat animo peserta dari TNI dan Polri termasuk dari masyarakat sangat tinggi.

"Animo peserta sangat banyak, makanya kami beserta FASI akan coba merutinkan agenda ini untuk digelar setiap tahun," ucap Agus.

Agus mengatakan kejuaraan yang merupakan bagian dari perayaan HUT ke-70 Kopassus ini, tujuannya untuk memperkenalkan dan mensosialisasikan olahraga skydiving ke masyarakat umum.

Sehingga dengan diadakannya kejuaraan ini, nantinya diharapkan bisa melahirkan atlet skydiving berprestasi.

"Tingginya animo peserta menunjukkan jika banyak yang mencintai olahraga dirgantara ini. Semoga bisa melahirkan atlet terjun payung yang bisa berkiprah mengharumkan nama bangsa di tingkat nasional dan internasional," kata Agus.

(bbn/yum)