5 Fakta Alasan Wanita Bergolok Labrak Gadis Pirang di Garut

Round Up

5 Fakta Alasan Wanita Bergolok Labrak Gadis Pirang di Garut

Tim detikJabar - detikJabar
Jumat, 23 Okt 2026 09:30 WIB
Tangkapan layar video cekcok 2 wanita di Garut
Tangkapan layar video cekcok 2 wanita di Garut (Foto: istimewa)
Garut -

Aksi seorang wanita menenteng golok dan melabrak gadis berambut pirang di Jalan Letjen Ibrahim Adjie, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, viral di media sosial.

Keributan di depan kios minuman tersebut dipicu oleh rasa cemburu buta pelaku di bawah pengaruh alkohol yang menuduh korban melirik kekasihnya saat berpapasan di jalan.

Meski berhasil dilerai warga tanpa korban luka fisik, penodongan senjata tajam di tempat umum itu menyisakan trauma mendalam bagi korban. Tim Sancang Satreskrim Polres Garut bergerak cepat dan berhasil mengamankan tiga orang yang terlibat dalam aksi intimidasi jalanan tersebut, termasuk pemilik senjata tajam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut 5 fakta lengkap kasus wanita bergolok labrak gadis pirang di Garut yang dirangkum detikJabar, Kamis (22/10/2026):

ADVERTISEMENT

1. Viral di Media Sosial

Insiden tersebut terekam dalam video berdurasi 1 menit 56 detik yang tersebar di jagat maya. Dalam rekaman, korban berambut pirang yang baru turun dari motor dan menghampiri kios minuman mendadak disusul oleh wanita bermasker sambil mengacungkan sebilah golok.

Korban sempat ketakutan dan berusaha menghindar sebelum akhirnya pertikaian coba dilerai oleh seorang pria di lokasi, di saat seorang wanita rekan pelaku ikut mendekat untuk mengintimidasi.

"Salah aku apa," balas wanita berambut pirang menanggapi ungkapan menggerutu dari wanita bergolok, yang tak terdengar kelas pembicaraannya.

2. Aksi Terjadi Dini Hari

Peristiwa keributan tersebut terjadi pada Minggu (11/10/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Pihak kepolisian mengungkapkan aksi intimidasi tersebut berlangsung saat para pelaku tengah menenggak minuman beralkohol di dekat lokasi kejadian.

"Berdasarkan hasil penyelidikan, kejadiannya berlangsung sekitar jam 1 dini hari. Saat itu, para pelaku sedang minum-minuman keras," kata Kasat Reskrim Polres Garut AKP Herman Saputra kepada detikJabar, Kamis, (22/10/2026).

3. Korban Dianggap Melirik Genit ke Pacar Pelaku

Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, aksi nekat menodongkan senjata tajam tersebut dipicu ketersinggungan pelaku sesaat setelah melihat gelagat korban yang melintas mengendarai sepeda motor.

"Korban melintas dan pelaku menganggap korban melirik ke pacarnya. Kemudian pelaku merasa tersinggung kemudian mengejar korban," katanya.

4. Korban Selamat Tanpa Luka Fisik

Sabetan senjata tajam berhasil dicegah berkat kesigapan sejumlah saksi mata di lokasi yang melerai amarah pelaku. Walaupun tidak mengalami luka fisik, korban dilaporkan mengalami trauma psikologis yang mendalam akibat ancaman senjata tajam tersebut.

5. Tiga Pelaku Diringkus

Penyelidikan yang dilakukan personel Tim Sancang membuahkan hasil dengan diringkusnya tiga orang pelaku beserta barang bukti sebilah golok. Ketiganya terdiri atas wanita penodong golok, wanita yang ikut mengintimidasi, serta seorang pria yang meminjamkan senjata tajam tersebut.

Mengingat kedua pelaku wanita berstatus anak berhadapan dengan hukum (ABH), polisi menerapkan prosedur penanganan perkara secara khusus dan berhati-hati.

"Keterlibatan pelaku yang laki-laki ini adalah yang bersangkutan merupakan pemilik golok yang dipakai ABH wanita untuk menodong korban," katanya.

"Dua orang wanita yang kami amankan merupakan anak di bawah umur. Sebab itu, penanganan perkaranya berjalan lebih hati-hati, karena melibatkan anak sebagai pelaku," katanya.



(sya/dir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads