Belakangan ini, viral aksi nekat seorang wanita bergolok, melabrak gadis berambut pirang di Garut. Belakangan diketahui, jika kejadian tersebut ditengarai rasa tak terima pelaku, karena korban melirik pacarnya saat berpapasan di jalan.
Aksi itu sebelumnya viral di media sosial, setelah video detik-detik keributan antara dua wanita muda itu tersebar. Dalam video berdurasi 1 menit 56 detik itu terlihat, mulanya seorang wanita berambut pirang turun dari motor, dan menghampiri sebuah kios minuman.
Dia kemudian diikuti wanita bergolok. Keduanya kemudian terlibat cekcok. Gadis bermasker itu kemudian terlihat mengacungkan golok ke arah korban, hingga membuat wanita berambut pirang itu ketakutan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Salah aku apa," balas wanita berambut pirang menanggapi ungkapan menggerutu dari wanita bergolok, yang tak terdengar kelas pembicaraannya.
Wanita berambut pirang, tampak menghindar. Seorang pria yang ada di lokasi berupaya melerai pertikaian. Namun, datang seorang wanita lain, yang merupakan rekan gadis bergolok, yang tampak mendekat dan ikut bertikai.
Kasat Reskrim Polres Garut AKP Herman Saputra menjelaskan kronologi kejadian tersebut. Kejadian ini, ternyata berlangsung di Jalan Letjen Ibrahim Adjie, Tarogong Kaler, Garut, pada hari Minggu, (11/10/2026) lalu.
"Berdasarkan hasil penyelidikan, kejadiannya berlangsung sekitar jam 1 dini hari. Saat itu, para pelaku sedang minum-minuman keras," kata Herman kepada detikJabar, Kamis, (22/10/2026).
Herman menjelaskan, menurut penuturan pelaku, kejadian bermula saat pelaku dan teman-temannya sedang mabuk-mabukan di dekat TKP. Saat itu, korban yang berkendara dengan sepeda motor melintas di lokasi.
Saat itu, pelaku melihat korban seperti melirik genit ke pacar pelaku, yang juga ada di lokasi. Menurut Herman, momen sepersekian detik itu lah, yang kemudian memicu aksi nekat pelaku melabrak dan menodong korban menggunakan golok.
"Korban melintas dan pelaku menganggap korban melirik ke pacarnya. Kemudian pelaku merasa tersinggung kemudian mengejar korban," katanya.
Aksi nekat pelaku yang melabrak korban sembari membawa golok itu, untungnya bisa dilerai oleh sejumlah saksi yang ada di TKP. Namun, meskipun tidak membuat korban terluka, tapi korban merasa trauma usai ditodong golok oleh pelaku.
Setelah kejadian itu, kata Herman, personel Tim Sancang kemudian dikerahkan untuk melakukan penyelidikan. Hasilnya, selama kasusnya didalami hingga kini, polisi berhasil meringkus tiga orang pelaku dalam kejadian tersebut.
Ketiga pelaku yang diamankan polisi masing-masing merupakan wanita bergolok yang melabrak korban, satu wanita lainnya yang ikut melakukan aksi intimidasi, serta seorang lelaki yang merupakan pemilik dari golok yang digunakan wanita tersebut.
Herman menjelaskan, ketiga pelaku ini masing-masing wanita bergolok yang melabrak korban, satu wanita lainnya yang ikut melakukan aksi intimidasi, serta seorang lelaki yang turut dalam aksi.
"Keterlibatan pelaku yang laki-laki ini adalah yang bersangkutan merupakan pemilik golok yang dipakai ABH wanita untuk menodong korban," katanya.
Ketiganya kini diproses hukum oleh polisi. Herman menuturkan, penanganan perkara ini berjalan dengan prosedur yang berbeda, karena melibatkan anak di bawah umur sebagai pelakunya.
"Dua orang wanita yang kami amankan merupakan anak di bawah umur. Sebab itu, penanganan perkaranya berjalan lebih hati-hati, karena melibatkan anak sebagai pelaku," katanya.
Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa sebilah golok yang digunakan wanita bermasker saat melabrak dan menodong gadis berambut pirang. Kasusnya kini ditangani personel Sat Reskrim Polres Garut.
(sud/sud)
