Dokter Asal Bandung Cabuli Anak Kandung Ditangkap di Bekasi

Dokter Asal Bandung Cabuli Anak Kandung Ditangkap di Bekasi

Wisma Putra - detikJabar
Rabu, 21 Okt 2026 19:02 WIB
Ilustrasi Penjara
Ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/FOTOKITA)
Bandung -

Dokter yang melakukan tindak asusila terhadap anaknya di Bandung berhasil ditangkap personel Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, pelaku ditangkap di Bekasi, Selasa (20/10) dini hari, dan langsung dibawa ke Mapolda Jabar.

"Pelaku ditangkap pada Rabu pukul 01.00 WIB di Apartemen Grandika Bekasi Tower C. Selanjutnya, tim membawa tersangka ke Mapolda Jabar dan tiba sekitar pukul 04.00 WIB untuk menjalani pemeriksaan," kata Hendra dalam keterangannya, Rabu (21/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hendra mengungkapkan, kasus ini terungkap setelah ibu korban, IS (37), mencurigai perubahan perilaku anaknya pada November 2025. Saat itu, korban memperagakan gerakan tak wajar dan mengaku mendapat perlakuan itu dari sang ayah.

Aksi bejat tersebut dilakukan pelaku di rumah orang tuanya, pertengahan tahun lalu. "Di rumah orang tua pelaku di Jalan Sukawarna, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, sekitar Juli 2025," tuturnya.

ADVERTISEMENT

Dalam penanganan kasus ini, kepolisian telah mengamankan sejumlah barang bukti penting, di antaranya hasil laboratorium Pratama Elshadai dan Prodia, resume medis forensik RSIA Parahyangan, serta laporan pemeriksaan psikologis dari UPTD PPA Jabar.

"Saat ini, korban telah dibawa ke RS Sartika Asih untuk menjalani Visum et Repertum dengan pendampingan tim psikolog. Untuk menjamin keamanan dan pemulihan trauma, korban kini ditempatkan di rumah aman (safe house) milik Provinsi Jawa Barat," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Dirreskrimum Polda Jabar Kombes Pol Rumi Untari mengatakan, pelaku masih diperiksa. "Sudah diamankan, saat ini masih menjalani pemeriksaan," kata Rumi.

Rumi menyebut, Ditreskrimum Polda Jabar akan segera merilis kasus ini. Namun, saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku. "Kita juga masih nunggu visum. Nanti di ekpose," tambahnya.

(iqk/iqk)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads