Dokter di Bandung Cabuli Anak Kandung, Pelaku Kini Ditangkap

Dokter di Bandung Cabuli Anak Kandung, Pelaku Kini Ditangkap

Wisma Putra - detikJabar
Rabu, 21 Okt 2026 12:41 WIB
Ilustrasi pelaku pencabulan
Ilustrasi penangkapan pelaku kejahatan (Foto: Chuk Shatu Widarsha/detikJatim).
Bandung -

Bandung diguncang kabar memilukan. Seorang dokter berinisial IS (37) harus berurusan dengan hukum setelah diduga melakukan tindakan asusila terhadap anak kandungnya sendiri yang masih berusia 3,5 tahun.

Kasus ini mencuat dari kecurigaan sang ibu pada 13 Desember 2025. Saat itu, sang buah hati secara mengejutkan memeragakan adegan hubungan suami istri di hadapan ibunya.

Bak disambar petir, sang ibu tentu kaget bukan main. Setelah ditanyakan, jawaban polos sang anak justru membuat hati sang ibu jadi lebih terkoyak. Adegan dewasa itu sang anak tahu dari ponsel ayahnya sendiri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kecurigaan sang ibu pun makin menjadi-jadi. Apalagi, anaknya tiba-tiba mengeluh sakit di bagian organ sensitifnya ketika buang air kecil.

ADVERTISEMENT

"Terus dicek sama ibunya, itu agak lebam. Ibunya kemudian membawa pergilah ke dokter, dari dokter dilihat ada robekan 7 sentian (di bagian organ sensitif anak korban)," kata pengacara Jabar Bantuan Hukum, Debi Agusfrinsa kepada detikJabar, Selasa (20/10) kemarin.

Jabar Bantuan Hukum saat ini mendampingi ibu korban untuk mengawal kasus ini hingga tuntas di kepolisian.

Dari sana, sang anak akhirnya bercerita bahwa tindakan bejat ayahnya sudah dilakukan sejak November 2025. Perbuatan itu dilakukan di rumah, atau di hotel saat terduga pelaku sedang bertengkar dengan istrinya.

"Jadi kalau misalnya berantem sama istrinya, dia tuh bawa kabur anaknya pergi ke hotel. Dari situ si anak cerita lah, diajak ke hotel sama ayahnya, dikasih mainan, terus melakukan itu," ungkapnya.

Terduga pelaku diketahui berprofesi sebagai dokter yang memiliki klinik di Kota Bandung. Kasus ini sempat dilaporkan ke polisi pada akhir 2025, namun prosesnya dinilai belum membuahkan hasil yang diharapkan pihak keluarga.

Hingga akhirnya, Senin (19/11) kemarin, ibu korban menemui anggota DPR RI Atalia Praratya dan tim Jabar Bantuan Hukum. Sang ibu, kata Debi, sudah kebingungan mencari bantuan karena aduannya ke berbagai pihak sebelumnya tidak menemukan titik terang.

"Kalau secara psikologis, dia cerita sampai gemeter, kayak bingung mau ngadu ke siapa lagi. Karena dia tuh sebenarnya udah ngadu ke Komnas PPA Pusat, cuma dari Komnas hanya bisa sanggup untuk bersurat aja," ucap Debi.

Pelaku Sudah Ditangkap!

Kini, kasus tersebut telah ditangani oleh Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan Anak (PPA) dan Perlindungan Penjualan Orang (PPO) Polda Jabar.

Dir PPA dan PPO Polda Jabar Kombes Pol Rumi Untari mengonfirmasi bahwa pelaku telah berhasil ditangkap.

"Sudah diamankan, saat ini masih menjalani pemeriksaan," kata Rumi, Rabu (21/10/2026).

Rumi menyebut, Ditres PPA dan PPO Polda Jabar akan segera merilis kasus ini secara resmi. Saat ini, penyidik masih mendalami keterangan terduga pelaku.

"Kita juga masih nunggu visum. Nanti di ekpose," tambahnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Komnas PA Surabaya Desak Hukuman Berat Pelaku Kekerasan Seksual Anak"
[Gambas:Video 20detik] (wip/mso)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads