Polisi Tangkap 'Si Bule' Pembacok 2 Pria Sukabumi Usai Konser Reggae

Polisi Tangkap 'Si Bule' Pembacok 2 Pria Sukabumi Usai Konser Reggae

Syahdan Alamsyah - detikJabar
Selasa, 18 Agu 2026 17:21 WIB
Polisi menunjukan celurit yang dipakai pelaku membacok korban
Polisi menunjukan celurit yang dipakai pelaku membacok korban (Foto: Syahdan Alamsyah/detikJabar)
Sukabumi -

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi menangkap tiga orang terduga pelaku pembacokan terhadap dua pemuda di wilayah Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Salah seorang pelaku yang berjuluk 'si Bule' sempat mengecat ulang rambut pirangnya menjadi hitam, diduga kuat sebagai upaya untuk menghilangkan jejak dan mengelabui petugas kepolisian karena saat kejadian korban mengenali ciri-ciri rambut pelaku tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Insiden berdarah tersebut mengakibatkan dua korban terluka akibat sabetan senjata tajam jenis celurit, yakni Andira Yusef Hidayat (19) yang menderita luka sabetan di pundak kiri, serta rekannya, Angga Ardiansyah (22), yang mengalami luka parah hingga tak sadarkan diri dan harus menjalani perawatan intensif di RSUD Palabuhanratu.

Kasat Reskrim Polres Sukabumi Iptu Dudi Suharyana menuturkan, penangkapan dilakukan oleh Tim Resmob tak lama setelah pihaknya menerima laporan resmi dari pihak korban pada pagi hari.

ADVERTISEMENT

"Tadi pagi kami sudah menerima laporan dari pihak korban, korban sebanyak dua orang. Atas dasar tersebut kami menurunkan tim dari Resmob Polres Sukabumi dan alhamdulillah kita dapat mengamankan tiga orang diduga pelaku," ujar Dudi saat memberikan keterangan, Selasa (18/8/2026).

Ketiga terduga pelaku ditangkap secara terpisah di kediaman masing-masing di kawasan Simpenan saat mereka tengah berada di dalam rumah. Polisi turut menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor yang digunakan kelompok pelaku serta sebilah celurit milik terduga pelaku.

Cekcok Usai Konser Musik

Dudi menerangkan, peristiwa bermula dari perselisihan paham antara kedua belah pihak yang awalnya tidak saling mengenal saat tengah menyaksikan acara konser musik di wilayah Simpenan pada malam sebelumnya.

Cekcok di lokasi berlanjut ketika salah satu pihak memutuskan meninggalkan lokasi dan disusul oleh pihak lainnya hingga berujung penghentian paksa di tengah jalan.

"Di tengah jalan dihentikan, sehingga terjadi perselisihan di situ. Kemudian dari terduga pelaku ini ternyata membawa senjata tajam satu orang. Dari perselisihan tersebut, salah satu pelaku langsung menggunakan senjata tajam mengakibatkan dua orang mengalami luka bacok," kata Dudi.

Mengenai ciri-ciri terduga pelaku yang sempat diidentifikasi oleh korban memiliki rambut bercat pirang, Dudi membenarkan bahwa terduga pelaku langsung mengubah warna rambutnya pascakejadian untuk menyamarkan identitas.

"Berdasarkan keterangan awal dari korban, salah satu pelaku memiliki ciri-ciri berambut pirang. Pascakejadian, yang bersangkutan sempat mengecat kembali rambutnya menjadi warna hitam," ungkap Dudi.

Kendati pelaku berupaya mengaburkan ciri fisiknya, Dudi menegaskan bahwa penangkapan berhasil dilakukan bukan hanya berpatokan pada rambut pirang, melainkan hasil penelusuran fakta di lapangan serta keterangan dari para saksi.

Saat ini, ketiga terduga pelaku telah diamankan di Mapolres Sukabumi. Selain para pelaku, polisi juga mengamankan celurit yang digunakan pelaku untuk melukai korbannya.

"Saat ini kami sedang melakukan pemeriksaan pendalaman terkait dengan kejadian yang seutuhnya, sehingga kami akan mendapatkan keterangan yang pas dan dapat dipertanggungjawabkan," pungkas Dudi.



(sya/dir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads