Nasib memilukan diami seorang pria berinisial HI pada Sabtu (25/4) yang lalu. Dia tewas dan ditemukan dengan kondisi yang mengenaskan di Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung.
Lantas bagaimana kronologinya? Berikut rangkuman faktanya:
1. Dipicu Cinta Segitiga
Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, kejadian berdarah ini ternyata dipicu masalah cinta segitiga. Pelakunya adalah CS alias Gareng, yang merupakan mantan suami dari seorang perempuan berinisial LS yang telah menikah dengan korban HI dua bulan sebelum kejadian.
Peristiwa tragis itu sendiri terjadi di Kampung Lembur Tengah, Kelurahan Jelekong, Kecamatan Baleendah sekitar pukul 15.30 WIB. Polisi bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku pada hari yang sama.
"Iya kejadiannya Sabtu 25 April 2026 sekitar pukul 15.30 WIB. Pelaku inisial CS alias Gareng sudah kami amankan," ujar Kapolsek Baleendah AKP Hendri Noki, Senin (27/4/2026).
2. Diawali Cekcok Pelaku dengan Korban
Kejadian bermula ketika pelaku mendatangi rumah kerabat LS di Kampung Bera, Kelurahan Jelekong, untuk mencari mantan istrinya. Saat itu, LS diketahui sedang bersama korban HI mengunjungi keluarganya di lokasi tersebut.
"Saat hendak pulang sekitar pukul 15.30 WIB, pelaku tiba-tiba datang dan memanggil korban. Ketika korban menghampiri, terjadi cekcok antara keduanya," jelas Hendri.
3. Pelaku Tusuk Perut Korban hingga Tewas
Situasi kemudian memanas. LS yang berada di lokasi mendengar korban berteriak kesakitan. Saat dihampiri, korban sudah dalam kondisi terluka parah di bagian perut dan mengeluarkan banyak darah.
"Korban HI langsung meninggal dunia di TKP. Pelaku langsung melarikan diri melalui gang sempit di lokasi kejadian," katanya.
Simak Video "Video 12 Jam Diperiksa, Keluarga Ungkap soal KDRT dalam Kasus Pembunuhan Cucu Mpok Nori"
(ral/mso)