Kabur ke Rawa, Penjambret Ibu-Anak di Karawang Bonyok Dihajar Warga

Kabur ke Rawa, Penjambret Ibu-Anak di Karawang Bonyok Dihajar Warga

Irvan Maulana - detikJabar
Rabu, 08 Apr 2026 14:32 WIB
Ilustrasi Begal, Rampok, Jambret. Andhika Akbarayansyah/infografis.
Ilustrasi jambret (Foto: Andhika Akbarayansyah)
Karawang -

Siang itu, Selasa (7/4), suasana di Dusun Caimulang, Desa Rengasdengklok Utara, Kabupaten Karawang, mendadak pecah oleh teriakan histeris warga. Peristiwa percobaan penjambretan yang nyaris merenggut nyawa ini pun viral di media sosial.

Kejadian bermula sekitar pukul 14.10 WIB. Seorang ibu berinisial DH (32) tengah mengendarai sepeda motor Honda Vario putih dengan putri kecilnya yang berusia 5 tahun di boncengan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat melintas di depan Bengkel Lampung, tiba-tiba sebuah Honda Scoopy merah yang dikendarai PK (25), warga Tirtajaya, memepet korban. Tanpa basa-basi, pelaku langsung merampas tas selendang hitam milik DH.

Namun, korban melakukan perlawanan. Aksi tarik-menarik pun tak terhindarkan.

ADVERTISEMENT

Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, karena tali tas tidak putus, korban kehilangan kendali hingga terjatuh.

"Terjadi tarik-menarik yang menyebabkan korban kehilangan kendali. Sepeda motor korban terjatuh dan menimpa sepeda motor pelaku hingga keduanya tersungkur," ujar Wildan, Rabu (8/4/2026).

Akibat kejadian itu, DH mengalami luka memar di bagian kaki. Namun teriakan "maling" dari warga membuat situasi berubah cepat.

Pelaku panik dan memilih kabur, meninggalkan sepeda motornya menuju area rawa di Dusun Kalijaya. Sayangnya, pelarian tersebut tak berlangsung lama.

Warga yang geram langsung mengepung area pelarian. PK akhirnya berhasil diringkus dan sempat menjadi sasaran amuk massa hingga babak belur.

"Pelaku sempat diamuk massa. Beruntung anggota Reskrim Polsek Rengasdengklok segera datang dan mengamankan pelaku," kata Wildan.

Akibat luka yang diderita, pelaku sempat dilarikan ke Rumah Sakit Hastien untuk mendapatkan perawatan medis. Setelah kondisinya stabil, ia langsung diamankan di Rutan Polsek Rengasdengklok.

Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi, termasuk perangkat desa dan ketua RT setempat.

Sementara itu, korban bersama anaknya kini menjalani pemulihan, baik secara medis maupun psikologis, akibat trauma dari peristiwa tersebut.

"Korban dan anaknya masih dalam pemulihan. Untuk pelaku, saat ini sudah diamankan dan menjalani pemeriksaan intensif," pungkasnya.




(dir/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads