Aksi pencurian yang terjadi di sebuah rumah di Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, berakhir gagal setelah pelaku mendapati rumah yang disasarnya ternyata tidak kosong. Kejadian yang berlangsung pada Jumat (27/3/2026) dini hari itu sempat membuat pemilik rumah berhadapan langsung dengan pelaku sebelum akhirnya mereka melarikan diri.
Peristiwa tersebut dialami oleh Rubyanka Mohamad Yusuf (33). Ia mengungkapkan, aksi pencurian terjadi sekitar pukul 04.05 WIB saat dirinya tengah terlelap di dalam kamar.
"Begitu saya bangun, saya liat ada seseorang di dalam kamar saya," kata dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kondisi setengah sadar, Rubyanka sempat bertatap muka dengan sosok pelaku di dalam kamar yang gelap. Meski wajah pelaku tidak terlihat jelas, ia langsung menyadari adanya orang asing di dalam rumahnya.
"Saya sempat tatap-tatapan, tapi wajahnya gak terlalu jelas soalnya kamar gelap, lampunya saya matikan. Setelah saya lebih sadar, saya teriaki pelaku. Kemudian pelaku itu lari keluar kamar," kata dia.
Setelah kepergok, pelaku diduga tidak langsung keluar dari rumah, melainkan bersembunyi di area lain. Rubyanka menduga pelaku sempat bersembunyi di kamar tamu. Namun, karena khawatir pelaku membawa senjata tajam, ia memilih tidak mengambil risiko dan segera meminta bantuan.
"Saya coba hubungi teman, kemudian telepon ke layanan 110 agar. Saya sambil bicara keras saat telepon polisi lewat layanan 110 biar pelaku tahu dan menyerahkan diri," kata dia.
Tak lama kemudian, bantuan pun datang. Namun saat dilakukan pengecekan, pelaku ternyata telah melarikan diri dengan cara menjebol jendela kamar tamu.
"Begitu dicek ke dalam kamar tamu, ternyata jendelanya sudah dijebol. Diduga dia masuk dan keluar lewat jendela kamar tamu," kata dia.
Kapolres Cianjur AKBP A Alexander Yurikho Hadi membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, petugas langsung diterjunkan ke lokasi begitu menerima laporan dari korban.
"Anggota langsung ke lokasi. Namun mengetahui ada petugas yang datang, pelaku langsung kabur melalui jendela yang dijebol," kata dia.
Dari hasil sementara, polisi menduga aksi pencurian ini dilakukan oleh dua orang pelaku. Satu orang bertugas sebagai eksekutor yang masuk ke dalam rumah, sementara satu lainnya berjaga di luar.
"Diduga ada dua pelaku. Identitasnya sedang kami cari tau dan berusaha agar keduanya segera ditangkap," kata dia.
Lebih lanjut, polisi menduga rumah tersebut menjadi sasaran karena pelaku mengira dalam keadaan kosong, kemungkinan ditinggal mudik oleh pemiliknya. Namun dugaan itu meleset.
"Namun ternyata pemilik rumah sudah pulang, sehingga akhirnya berhasil diketahui dan digagalkan. Tidak ada barang berharga yang berhasil dibawa kabur pelaku saat kejadian tersebut," kata dia.
