Modus Order Offline, Begal Ojol di Pameungpeuk Diringkus Polisi

Modus Order Offline, Begal Ojol di Pameungpeuk Diringkus Polisi

Yuga Hassani - detikJabar
Selasa, 03 Mar 2026 18:40 WIB
Guru Madrasah Tsanawiyah di Bondowoso Cabuli Muridnya di Musala Sekolah
Ilustrasi penangkapan. Foto: Chuk Shatu Widarsha/ detikjatim
Kabupaten Bandung -

Seorang pengemudi ojek online (ojol) berinisial B (43) menjadi korban begal di Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung. Polisi berhasil meringkus pelaku berinisial A (22).

Aksi begal tersebut viral di media sosial saat korban ditemukan warga dalam kondisi telantar. Dalam video yang beredar, korban mengaku dibegal dan sepeda motornya dibawa kabur pelaku.

Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Mengger Panjang, Desa Rancamulya, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, Jumat (27/2/2026). Korban lantas melaporkan kejadian itu ke Polsek Pameungpeuk.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iya benar. Itu kejadiannya Jumat 27 Februari 2026 diketahui sekitar jam 23.30 WIB. Kami langsung melakukan olah TKP dan melakukan serangkaian penyelidikan," ujar Kapolsek Pameungpeuk Kompol Asep Dedi kepada detikJabar, Selasa (3/3/2026).

ADVERTISEMENT

Peristiwa bermula saat B tengah mengantarkan penumpang ke lokasi kejadian. Korban menerima orderan secara offline atau tanpa menggunakan aplikasi.

"Penumpang tersebut berinisial A. Lalu setelah sampai di daerah Mengger, penumpang yang ternyata pelaku itu meminta untuk kembali lagi. Namun tidak lama dari itu pelaku membekap korban dan membantingkan korban," katanya.

Pelaku lantas membawa kabur sepeda motor Honda Beat Street warna hitam tahun 2019 dengan nomor polisi D 4214 UDX milik korban. "Iya setelah membanting korban. Pelaku langsung kabur membawa sepeda motor milik korban," jelasnya.

Usai kejadian, korban langsung melaporkan musibah yang dialaminya ke Polsek Pameungpeuk. Polisi segera melakukan olah TKP dan penyelidikan mendalam.

"Kami langsung melakukan rangkaian penyelidikan dengan melakukan penyisiran CCTV di sekitaran lokasi kejadian," ucapnya.

Dari rekaman CCTV, terungkap gerak-gerik pelaku sebelum beraksi. Sebelum meminta diantar korban, pelaku diketahui turun dari sebuah truk tangki air minum.

"Kemudian dilakukan pencarian terhadap kendaraan tersebut," ungkapnya.

Asep mengungkapkan, polisi berhasil menemukan truk tangki tersebut. Petugas mendapat informasi dari saksi bahwa sopir truk memang sempat menurunkan seorang pria yang merupakan pelaku.

"Setelah mendapatkan informasi tersebut unit Reskrim Polsek Pameungpeuk pun langsung mendatangi rumah yang diduga pelaku tersebut sampai akhirnya pelaku beserta barangbukti sepeda motor berhasil diamankan," tegasnya.

Dia menambahkan, saat ini pelaku masih diperiksa intensif di Mapolsek Pameungpeuk untuk mendalami motif pembegalan tersebut.

"Pelaku masih kami lakukan pemeriksaan," pungkasnya.

(sud/sud)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads