Round-Up

Selisih Rp5 Ribu Berujung Driver Ojol Aniaya Konsumen di Tasik

Tim detikJabar - detikJabar
Rabu, 04 Feb 2026 08:30 WIB
Foto: Ilustrasi pengeroyokan. (Dok. detikcom)
Tasikmalaya -

Hakim (35), warga Kabupaten Majalengka yang tinggal di Kelurahan Sukanagara, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, menjadi korban penganiayaan oleh seorang pengemudi ojek daring (ojol). Korban mengalami luka di sejumlah bagian tubuh akibat aksi kekerasan tersebut.

Peristiwa penganiayaan ini dipicu oleh permasalahan sepele, yakni selisih harga makanan sebesar Rp5.000. Kejadian bermula saat Hakim memesan bubur melalui aplikasi jasa pengantaran pada Senin (2/2). Ketika pesanan tiba, terjadi perbedaan nominal harga. Di ponsel Hakim harga tertera Rp14.200, sementara di ponsel pengemudi menunjukkan angka Rp19.000.

Perselisihan pun pecah. Hakim menolak membayar sesuai permintaan pengemudi karena ia mengaku sudah sering membeli bubur tersebut dengan harga yang biasa ia bayar. Namun, pengemudi ojol tetap bersikeras bahwa total harga dan ongkos kirim adalah Rp19.000. Ketegangan meningkat saat kedua belah pihak mulai melontarkan makian hingga berujung percekcokan.

"Di HP saya harganya Rp14.200, tapi di HP driver Rp19.000 lebih. Saya bilang, biasanya juga segini (Rp14.200). Si driver ngotot dan akhirnya emosi," kata Hakim saat melapor ke polisi, Selasa (3/2).

Simak Video "Video: Suami di Tasik Aniaya Istri gegara Cemburu Korban Kerap Main TikTok"


(mso/mso)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork