Tega Suami Siram Air Keras ke Istri gegara Tak Mau Diceraikan

Tega Suami Siram Air Keras ke Istri gegara Tak Mau Diceraikan

Whisnu Pradana - detikJabar
Senin, 05 Des 2022 16:52 WIB
Kondisi istri yang disiram air keras suami
Kondisi istri yang disiram air keras suami (Foto: Whisnu Pradana/detikJabar)
Bandung Barat -

Danil Satria Darma (31), tersangka penyiraman air keras ke istrinya sendiri meringkuk di bui Polsek Padalarang. Danil mengaku nekat menyiram air keras ke tubuh istrinya lantaran menolak diceraikan.

Danil sempat buron selama dua hari setelah melakukan penganiayaan terhadap Dini Septi Widayanti (37), istrinya sendiri dengan menyiramkan air keras ke tubuh wanita tersebut pada Kamis (1/12/2022).

Danil dalam balutan baju tahanan berwarna oranye dengan tangan terborgol dihadirkan dalam gelar perkara di Polsek Padalarang, Senin (5/12/2022). Ia mengaku tega melakukan aksi penyiraman pada istrinya karena menolak diceraikan.


"Iya nggak mau cerai karena masih sayang," kata Danil saat ditanya wartawan yang hadir dalam gelar perkara.

Danil menyebut saat melakukan penyiraman air keras terhadap istrinya itu ia dalam keadaan sadar sepenuhnya. Namun emosi karena diceraikan membuatnya gelap mata.

"Waktu itu sadar (tidak sedang mabuk), memang karena nggak mau diceraikan," ucap Danil.

Pengakuan Danil dikuatkan oleh keterangan Kapolres Cimahi AKBP Imron Ermawan. Dari hasil pemeriksaan, tersangka melakukan aksinya itu karena tak terima hendak diceraikan oleh wanita yang memberi mereka dua orang anak.

"Jadi motifnya karena menolak diceraikan istrinya. Akhirnya pada hari kejadian dia bertemu istrinya itu di satu sudut jalan, kemudian terjadi lah penyiraman air keras itu," ujar Imron.

Imron mengatakan istri tersangka telah lama meminta cerai. Namun tersangka selalu menolak, sampai akhirnya mereka diketahui pisah rumah.

"Secara nikah memang masih suami istri, tapi proses cerai. Sementara mereka juga sudah pisah rumah. Jadi tersangka menolak cerai dengan korban," ucap Imron.

Danil dijerat dengan Pasal 44 ayat 2 UU nomor 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dan atau Pasal 351 KUHP.

"Tersangka terancam hukuman sampai 10 tahun penjara," kata Imron.



Simak Video "Faktor-faktor Pemicu Terjadinya KDRT"
[Gambas:Video 20detik]
(dir/dir)