Polisi Ungkap Dugaan Pembunuh Ayah Indramayu Pelajari Ilmu Hitam

Polisi Ungkap Dugaan Pembunuh Ayah Indramayu Pelajari Ilmu Hitam

Sudedi Rasmadi - detikJabar
Rabu, 30 Nov 2022 19:30 WIB
Pelaku pembunuhan ayah di Indramayu
Pelaku pembunuhan ayah di Indramayu (Foto: Sudedi Rasmadi/detikJabar)
Indramayu -

Selain gegara warisan, pelaku pembunuhan terhadap ayah kandungnya di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu itu diduga mempelajari ilmu hitam. Pelaku juga mengoleksi sejumlah benda dan hewan yang membahayakan.

Kepada detikJabar, polisi mengaku masih mendalami motif lain yang dilakukan pelaku. Diduga kuat, pelaku pernah mempelajari hal yang tidak lazim seperti pada umumnya.

"Sedang kita dalami, kalau permasalahan pelaku pernah mempelajari apa sebelumnya sedang kita dalami. Namun dari bukti patut diduga yang bersangkutan dulunya pernah mempelajari hal hal yang mungkin tidak lazim yang diajarkan orang orang pada umumnya," kata Kapolres Indramayu, AKBP M Lukman Syarif, Rabu (30/11/2022).


Di lokasi kejadian, polisi juga mengecek kondisi rumah pelaku. Dari hasil pengecekan, polisi menemukan adanya benda-benda koleksi dan hewan seperti ular.

"Dari hasil temuan betul, ada beberapa koleksi. Ada juga hewan peliharaan seperti ular yang sebetulnya bahaya kalau dipelihara masyarakat pada umumnya," kata Lukman.

Diberitakan sebelumnya, ketua RT setempat, Sutrisno (50) mengaku sempat mendengar curhatan Murtado yang ingin memiliki Ilmu. Bahkan, kabarnya Tado pernah mengutarakan menjadi 'Embah'.

"Ya katanya sih pengen punya ilmu. Istilahnya jadi 'Embah' gitu," ujarnya.

Selain itu, Sutrisno pun sempat ditunjukkan aneka benda pusaka koleksi oleh pelaku. Bahkan, pelaku menunjukkan bahwa di dalam rumahnya terdapat goa bawah tanah.

Sebab, kata Sutrisno yang memiliki sawah garapan di dekat rumah korban sering bertegur sapa dan ngobrol ringan.

"Sempat ditunjukkan katanya ada goa bawah tanah. Ada juga koleksi batu akik dan keris juga kitab-kitab," katanya.

Sebelumnya diberitakan Seorang anak di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat mengubur jasad ayah kandungnya di pekarangan rumah. Kuburan ini terkuak setelah Murtado (27) telah mengakui membunuh ayah kandung dan mengubur jasad nya sekitar 2 bulan lalu.

Berbekal pengakuan pelaku, petugas memeriksa sekitar rumah korban di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Senin (28/11/2022). Benar saja, di pekarangan samping rumah, terdapat gundukan tanah, yang diduga tempat Murtado mengubur ayahnya Casim (72).

Tim forensik Polres Indramayu langsung menggali gundukan tersebut dan mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit Bhayangkara untuk dilakukan autopsi.

"Dari pengakuan MT, kami mengecek lokasi, karena kejadian sudah dua bulan lalu kami menemukan gundukan tanah yang diduga tempat dimana Saudara MT menguburkan mayat CS," kata Wakapolres Indramayu Kompol Arman Sahti.



Simak Video "Pembunuhan Sadis Warga di Papua Diduga Libatkan 6 Prajurit TNI"
[Gambas:Video 20detik]
(dir/dir)