Momen Pertemun Tertutup Hendra Kurniawan dan Keluarga Yosua

Kabar Nasional

Momen Pertemun Tertutup Hendra Kurniawan dan Keluarga Yosua

Tim detikNews - detikJabar
Selasa, 01 Nov 2022 23:45 WIB
Hendra Kurniawan Jalani Sidang Obstruction of Justice (Wilda-detikcom)
Foto: Hendra Kurniawan Jalani Sidang Obstruction of Justice (Wilda-detikcom)
Jakarta -

Hendra Kurniawan datang bersama anggota ke rumah keluarga Brigadir J atau Yosua di Jambi usai pemakaman. Hendra dan anggotanya datang malam-malam ke rumah keluarga Brigadir J.

Hal itu diungkapkan adik Brigadir N Yosua Hutabarat, Bripda Mahareza Rizky Hutabarat. Dilansir dari detikNews, Reza menyebut Hendra saat itu menemui keluarga secara tertutup.

"Setelah pemakaman, malamnya, hari Senin saya kondisinya lagi tidur, saya lihat di dalam rumah sudah banyak anggota datang, masuk rumah, terus ada yang bilang 'jangan ada yang rekam, jangan ada yang main HP', terus gorden ditutup," kata Reza saat bersaksi di PN Jaksel, Selasa (1/11/2022).


Dia mengenal salah satu anggota di sana adalah Hendra Kurniawan yang saat itu menjabat sebagai Karopaminal Divpropam Polri meskipun saat itu anggota yang datang banyak hingga tidak bisa dihitung.

"Saya dipisahkan saat itu. Keluarga inti kanan, keluarga biasa kiri. Di situ ada Pak Hendra Kurniawan, dia bilang maksud kedatangan untuk sampaikan kronologi yang terjadi. Kronologinya kurang lebih sama dengan yang disampaikan ke saya. Di situ bapak sempat adu argumen," ucap Reza.

"Berapa lama Hendra datang ke situ?" tanya hakim.

"Satu jam kurang. Setelah itu mereka pulang," jawabnya.

Peristiwa pembunuhan Yosua diketahui terjadi pada 8 Juli 2022. Kronologi yang dimaksud Reza adalah cerita yang sebelumnya beredar tentang adanya tembak menembak antara Yosua dengan Bharada Richard Eliezer karena pelecehan seksual, namun cerita itu terbantahkan hingga saat ini Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi diadili.

Dalam sidang ini, Ferdy Sambo didakwa melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua Hutabarat. Perbuatan itu dilakukan bersama-sama dengan Richard Eliezer Pudihang Lumiu, Putri Candrawathi, Ricky Rizal Wibowo, dan Kuat Ma'ruf.

Ferdy Sambo diadili dengan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Ferdy Sambo juga didakwa merintangi penyidikan dalam kasus pembunuhan Yosua. Ferdy Sambo didakwa dengan Undang-Undang No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan KUHP.



Simak Video "Amnesty Internasional Desak Kejagung Ambil Alih Kasus Brigadir J"
[Gambas:Video 20detik]
(dir/dir)