Ngamuk Bawa Golok, Pria ODGJ di KBB Lukai Polisi

Whisnu Pradana - detikJabar
Rabu, 05 Okt 2022 17:38 WIB
Polisi dirawat usai terluka amankan pria ngamuk
Polisi dirawat usai terluka amankan pria ngamuk (Foto: Istimewa)
Cimahi -

AS (50) seorang pria yang terindikasi mengalami gangguan kejiwaan mengamuk. Ia membahayakan warga di sekitar tempat tinggalnya karena memegang senjata tajam, Selasa (4/10/2022).

Warga Kampung Sudimampir Hilir, Desa Kertajaya, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) itu memegang sebilah pedang dan kapak di tangannya. Ada juga linggis dan celurit terselip di pinggangnya.

Seorang personel kepolisian Satreskrim Polres Cimahi bahkan jadi korban. Ia mengalami luka pada bagian kepala akibat lemparan batu AS saat hendak menangkap yang bersangkutan.


"Kronologis kejadiannya kemarin anggota kami terluka saat hendak mengamankan pelaku. Korban terkena lemparan batu, mengenai bagian kepala sebelah kanan depan," ujar Kapolres Cimahi AKBP Imron Ermawan kepada detikjabar, Rabu (5/10/2022).

Korban langsung dilarikan ke RS Cahya Kawaluyan guna mendapatkan perawatan medis. Hasil dari diagnosa dokter yang menangani korban ada retak tulang kepala bagian depan.

"Tadi malam pukul 7 sudah dilakukan tindakan operasi. Kondisi saat ini (korban) sudah sadar setelah menjalani operasi semalam," kata Imron.

Imron menyebut anggotanya masih dalam perawatan dan pengawasan dokter di RS Cahya Kawaluyan. Perkembangan korban menunjukkan hal yang positif dan diharapkan bisa segera pulih sepenuhnya.

"Menurut hasil visit dari dokter bedah saraf RS Kawaluyan, jika besok kondisinya membaik bisa dipulangkan. Tapi saat ini masih menjalani rawat inap," ujar Imron.

Pihak kepolisian sendiri membutuhkan usaha ekstra untuk mengamankan AS. Sekitar 30 personel Sat Sabhara Polres Cimahi berpakaian lengkap dibantu Satreskrim dan Unit Reskrim Polsek Padalarang diterjunkan guna menangkap AS.

Semua tahapan dilakukan mulai dari pendekatan persuasif namun gagal. Kemudian polisi melepaskan tembakan peringatan yang juga gagal. Tahap selanjutnya yakni menembakkan flash ball atau gas air mata guna membuat AS lemas dan dilumpuhkan. Upaya itu membuahkan hasil setelah enam jam drama penangkapan AS.



Simak Video "ODGJ Bawa Motor Tabrak Orang Lalu Ngamuk, Pemotor Lain Ditusuk!"
[Gambas:Video 20detik]
(dir/dir)