Demi Menang Kompetisi, 3 Pria Bandung Cekoki Merpati Pakai Ganja

Yuga Hassani - detikJabar
Selasa, 04 Okt 2022 17:44 WIB
Pelaku beri makan merpati pakai ganja
Pelaku beri makan merpati pakai ganja (Foto: Yuga Hassani/detikJabar)
Kabupaten Bandung -

Tiga pria berbuat curang saat kompetisi adu merpati di Bandung. Bahkan mereka mencekoki merpati dengan ganja.

Aksi itu dilakoni tiga pelaku berinisial DF (28), RF (22) dan RM (25). Mereka melakukan hal itu agar merpatinya bisa menang dalam kompetisi adu balap.

"Ada satu kasus dengan tiga tersangka yang mana kedapatan memiliki ganja dengan digunakan dikonsumsi untuk burung merpati," ujar Kapolresta Bandung Kombes Kusworo Wibowo di Mapolresta Bandung, Selasa (4/10/2022).


Dia menjelaskan burung merpati tersebut dipergunakan untuk kompetisi adu balap. Sehingga burung tersebut bisa memenangkan pertandingan.

"Burung tersebut mengikuti kontes burung merpati. Yang mana penilaian dari pada lomba itu adalah semakin tinggi gunung merpati itu terbang, semakin peluang menangnya itu besar, dan semakin kencang menukiknya ke bawah, itu semakin besar peluangnya untuk menang," katanya.

Kusworo menyebutkan ketiga pelaku tersebut mencampur ganja dengan pakan burung tersebut. Kata dia, burung tersebut langsung mengkonsumsi ganja.

"Yang bersangkutan menggunakan ganjanya itu di campur dengan air untuk diminum. Kemudian biji-bijinya dicampur dengan makanannya si burung merpati," jelasnya.

Dia menuturkan burung tersebut semakin tak terkendali kemampuannya.

"Ini membuat burung merpati ini semakin Giras, semakin berani, dan terbangnya semakin berani hingga menukiknya sampai tajam bahkan sampai menabrak tanah dan burungnya ini mati," ucapnya.

Kusworo menambahkan para pelaku tersebut bisa meraih keuntungan setelah burung merpatinya dicampur dengan ganja. Menurutnya, hal tersebut yang membuat para pelaku melakukan aksi bejatnya tersebut.

"Para pelaku berani untuk menggunakan ganja tersebut, karena kalau dihitung-hitung modal yang dia keluarkan untuk beli burung merpati dan ganja, seandaikan dia menang, lebih untung kalau dia menang. Sehingga dia menggunakan ganja untuk dikonsumsikan kepada burung di mana si pemilik burung ini juga mengkonsumsi ganja tersebut," tuturnya.

Dia mengungkapkan para pelaku burung merpati tersebut dikenakan pasal 114 dan 111. Dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun dan masimal 20 tahun penjara, serta denda hingga Rp 10 miliar.

Pengakuan Pelaku

Salah satu, tersangka DF (28), mengatakan prilaku bejad tersebut dilakukan dengan coba-coba. Namun, kata dia, dilakukan secara terus-terusan.

"Awalnya coba-coba ngasih ke merpati, tapi begitu coba-coba dan berhasil lihat performanya dan juara jadi keterusan," ujar DF.

Pihaknya mengungkapkan aksi mencekoki merpati dengan ganja tersebut membuahkan hasil dengan menjuarai kompetisi beberapa kali. Sehingga, menurutnya aksinya tersebut terus dilakukan.

"Juara 3 kali," katanya.

DF menyebutkan dengan merpatinya mengkonsumsi ganja membuat kemampuannya semakin meningkat. Sehingga bisa menjuarai lomba.

"Lihat performa merpatinya meningkat, keberaniannya dan menukiknya meningkat, terbangnya lebih kencang, jadi penilaian yang bagus," jelasnya.



Simak Video "Polisi Buru Pria Bawa Kardus Isi Ganja 32 Kg di Deli Serdang"
[Gambas:Video 20detik]
(dir/dir)