Kondisi ABG Sumedang Usai Dikeroyok Teman Sebaya

Kondisi ABG Sumedang Usai Dikeroyok Teman Sebaya

Nur Azis - detikJabar
Sabtu, 01 Okt 2022 15:12 WIB
Ilustrasi pengeroyokan sejoli usai nobar
Ilustrasi pengeroyokan (Foto: Dok.Detikcom)
Sumedang -

Siswa Madrasah Tsaniwah (MTs) yang menjadi korban pengeroyokan rekan sebayanya di Kabupaten Sumedang sempat mengalami demam selama dua hari dan sakit di bagian leher. Namun kini, kondisinya telah pulih.

Hal itu disampaikan oleh Opik selaku bagian kesiswaan di sekolah korban kepada detikJabar.

"Alhamdulillah sekarang sudah sehat setelah sebelumnya sempat demam dua hari dan sakit dibagian leher," ujarnya, Sabtu (1/10/2022).


Opik menyebut, korban pun sudah bisa kembali bersekolah pada hari Senin besok.

"Insya Allah senin besok korban sudah mulai bisa kembali bersekolah," ujarnya.

Meski demikian, sambung Opik, pendampingan serta pengawasan terhadap korban akan dilakukan oleh pihak sekolah sebagai upaya untuk menghilangkan trauma kejadian

"Akan dilakukan pendampingan serta motivasi oleh guru-gurunya agar anak kembali semangat belajar, pendampingan juga dilakukan pada saat jam pulang sekolah," terangnya.

Sebagaimana diketahui, kasus video viral aksi pengeroyakan seorang siswa oleh 4 orang sebayanya setingkat SMP di wilayah Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang, berakhir damai dengan proses mediasi. Meski demikian, para pelaku dikenakan sanksi wajib lapor selama sebulan.

Dalam proses mediasi itu diketahui bahwa korban merupakan salah seorang siswa dari salah satu MTs di Kecamatan Sukasari.

Sementara pelaku sendiri terdiri dari empat orang, dua diantaranya merupakan siswa salah satu SMP Negeri di Kecamatan Sukasari dan dua pelaku lainnya merupakan seorang remaja sebaya yang putus sekolah serta seorang remaja yang masih duduk dibangku sekolah setingkat SMK.

Dalam mediasi tersebut, kedua bilah pihak sepakat untuk berdamai yang ditandai dengan pembacaan ikrar damai serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatan serupa. Berikut dilanjutkan penandatanganan surat damai di atas materai.

Proses mediasi sendiri dihadiri oleh korban dan para pelaku serta para orang tua. Kemudian pihak sekolah, aparat desa, unsur TNI beserta unsur kepolisian yang digelar di Kantor Polsek Sukasari, Jumat (30/9/2022).

Proses mediasi yang digelar dari sekitar pukul 09.00 WIB tersebut, berakhir hingga sekitar pukul 15.30 WIB.



Simak Video "Pria di Sumedang Dikeroyok, Polisi Turun Tangan"
[Gambas:Video 20detik]
(dir/dir)