Polisi Telusuri Asal-usul Sianida yang Dipakai Dukun Bunuh 2 Pasien

Polisi Telusuri Asal-usul Sianida yang Dipakai Dukun Bunuh 2 Pasien

Siti Fatimah - detikJabar
Sabtu, 24 Sep 2022 13:06 WIB
Kasus pembunuhan di Sukabumi.
Kasus pembunuhan di Sukabumi (Foto: Siti Fatimah/detikJabar).
Sukabumi -

Kasus dukun pengganda uang yang menewaskan dua orang warga Magelang dan Jakarta tengah ditangani Polres Sukabumi Kota. Diketahui, ada tiga tersangka yang diamankan, yaitu A, DAS dan AR.

Lalu dari mana para tersangka mendapatkan zat kimia berbahaya tersebut?

Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY Zainal Abidin mengatakan, asal usul zat sianida yang didapatkan oleh para tersangka masih ditelusuri. Dia juga memastikan tak ada keterkaitan tenaga medis atau apoteker dalam kasus tersebut.


"Masih kita telusuri terkait penggunaan zat tersebut dan darimana yang bersangkutan mendapatkannya. Tidak ada keterlibatan unsur Dinas Kesehatan atau apoteker. (Jadi beli sendiri?) iya betul," kata Zainal saat ditemui di sela-sela kegiatannya di Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, Sabtu (24/9/2022).

Lebih lanjut, saat ini kasus itu naik ke tahap penyidikan. Sejumlah saksi sudah diperiksa untuk mendapatkan runutan kronologis kematian dua warga yang diduga akibat minuman yang mengandung zat sianida.

"Saat ini proses masih penyidikan, sudah keseluruhan saksi diperiksa hingga kemudian bisa kita mendapatkan rangkaian kronologis kejadiannya. Kemarin kita lakukan rekonstruksi untuk memperkuat terhadap barang bukti yang ada dan sinkronisasi antara penyampaian dari para aksi, para tersangka terhadap kronologis yang ada," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, peristiwa pembunuhan senyap terjadi pada 8 Juli 2022 lalu di Kecamatan Baros, Kabupaten Sukabumi. Korban berinsial EN dan AN mendatangi DAS dengan maksud ingin menggandakan harta miliknya. Keduanya lantas dibawa ke tersangka A.

"Namun saat itu tidak dilakukan ritual ditempatnya, yang mana tersangka A hanya menyediakan air mineral yang telah dicampur dengan cairan yang mengandung zat sianida tanpa sepengetahuan para korban," ujar Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota AKP Yanto Sudiarto.

Selanjutnya, para korban dibawa ke kediaman tersangka AR yang mengaku sebagai Ustadz sekaligus yang melakukan pengobatan dan melipatgandakan uang. Minuman yang tercampur zat sianida itu diberikan kepada para korban oleh tersangka DAS.

"Setelah melaksanakan ritual tersebut, air mineral yang diberikan kepada korban mulai bereaksi. Korban mengalami kesakitan pada bagian organ tubuh dalam dan keesokan harinya meninggal dunia," ucap Yanto.

(mso/mso)