Kabar Nasional

Permintaan Maaf KPK Usai Sebut Hakim Agung Kena OTT

Tim detikNews - detikJabar
Jumat, 23 Sep 2022 00:45 WIB
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron (Hanafi-detikcom)
Foto: Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron (Hanafi-detikcom)
Jakarta -

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron sempat menyebut ada hakim agung yang terjerat dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Mahkamah Agung (MA). Ia kemudian meminta maaf.

Menurut Ghufron, siapa saja yang terjaring dalam OTT tersebut akan segera diumumkan ke publik. Pengumuman akan dilakukan dalam ekspos perkara setelah semuanya jelas.


"Tentang apakah hakim atau tidak, tunggu dulu ya. Ini masih nunggu ekspose dulu, mohon disebarkan ke yang lain mohon maaf sampai ada kejelasan," kata Ghufron kepada wartawan, Kamis (22/9/2022).

Agar ada titik terang dan informasi jelas, Ghufron meminta semua pihak menunggu konferensi pers. KPK akan menyampaikan informasi lebih detail terkait OTT di MA saat konferensi pers.

"Mohon disampaikan untuk menunggu sampai konpers tentang siapa dan jabatannya," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Ghufron mengatakan, dalam OTT di Mahkamah Agung (MA), terdapat hakim agung yang terjaring. Dia sampai menyampaikan kesedihannya karena hakim agung harus ditangkap.

"KPK bersedih harus menangkap hakim agung. Kasus korupsi di lembaga peradilan ini sangat menyedihkan," kata Ghufron kepada wartawan, Kamis (22/9).

KPK diketahui menyita sejumlah uang dalam OTT kali ini. Diduga pihak yang terkena OTT KPK kali ini terlibat kasus suap dan pungutan liar.

OTT dilakukan secara paralel di Jakarta dan Semarang. Sejumlah orang diamankan dalam OTT ini.

Sementara itu, pihak Mahkamah Agung (MA) mengaku masih menunggu pengumuman resmi dari KPK soal OTT tersebut. Sebab pihak MA baru tahu informasi itu dari media.

"Saya baru tahu dari media. Kami menunggu pernyataan resmi dari KPK," kata jubir MA, Andi Samsan Nganro, kepada detikcom, Kamis (22/9).

Dia sendiri enggan menjelaskan lebih lanjut soal OTT yang dilakukan KPK itu.

Artikel ini telah tayang di detikNews dengan judul Pimpinan KPK Minta Maaf soal Sebut Hakim Agung Kena OTT: Tunggu Ekspose.

(orb/orb)