Begini Kondsi di Dalam Rumah TKP Pembunuhan Ibu dan Anak Subang

Dwiky Maulana Vellayati - detikJabar
Rabu, 17 Agu 2022 19:57 WIB
Kondisi dalam rumah TKP pembunuhan di Subang.
Foto: Kondisi dalam rumah TKP pembunuhan di Subang (Dwiky Maulana Vellayati/detikJabar).
Subang -

Rumah yang menjadi lokasi pembunuhan ibu dan anak di Jalancagak, Kabupaten Subang diserahkan polisi kepada pihak keluarga. Garis polisi yang selama ini menghiasi lokasi rumah juga sudah dilepas.

Polisi menyerahkan kunci rumah yang menjadi saksi bisu pembunuhan sadis itu kepada Yosep Hidayah selaku suami dan ayah korban pada Rabu (17/8/2022).

Pantauan detikJabar, rumah yang merupakan kediaman Yosep dan kedua korban kondisinya penuh dengan semak belukar. Bahkan saat masuk ke dalam rumah, kondisinya sangat berantakan.


Saat menelusuri beberapa bagian rumah, nampak masih terlihat beberapa puntung rokok di sebuah asbak. Ada juga sebuah catatan yang diduga dari kepolisian saat melakukan olah TKP.

Di lokasi terlihatYoris kakak dan anak pertama korban ikut masuk ke dalam rumah. Dia memperlihatkan beberapa foto adik dan ibunya. SementaraYosep terlihat membereskan beberapa barang yang berantakan.

Kondisi dalam rumah TKP pembunuhan di Subang.Kondisi dalam rumah TKP pembunuhan di Subang. Foto: Dwiky Maulana Vellayati

Selain itu, di dalam rumah tersebut terlihat sangat berantakan yang dimana barang-barang masih berserakan. Berantakannya dari dalam rumah diduga hasil dari perbuatan pelaku.

Yosep mengaku berencana akan mewakafkan rumahnya tersebut untuk dijadikan tempat ibadah. Ia masih belum merasa puas meskipun rumah sudah diserahkan kepolisian karena pelaku masih belum tertangkap.

"Sebenernya saya itu masih belum puas dengan belum terungkapnya kasus pembunuhan anak dan istri saya, tapi Alhamdulillah rumah diserahkan kembali supaya bisa dibersihkan karena kondisinya penuh dengan semak belukar," ujarnya.

"Alangkah lebih baiknya ini dijadikan tempat rumah ibadah, kita wakafkan jadikan masjid, supaya banyak orang yang berdoa minimal ada yang mendoakan korban," kata Yosep menambahkan.

Kondisi dalam rumah TKP pembunuhan di Subang.Kondisi dalam rumah TKP pembunuhan di Subang. Foto: Dwiky Maulana Vellayati

Sementara kuasa hukum Yosep, Rohman Hidayat mengatakan pihaknya dihubungi oleh kepolisian Rabu siang tadi untuk penyerahan kunci rumah. Sebelumnya pihaknya membuat surat terbuka kepada presiden yang salah satu isinya meminta TKP diserahkan kepada keluarga.

"Kami itu dapat kabar jam 13.00 WIB dari pihak Polda Jabar dan Polres Subang meminta pak Yosep hadir di Polsek Jalancagak, alhamdulillah akhirnya TKP diserahkan kembali kepada pak Yosep," ucapnya kepada wartawan.

"Beberapa hari yang lalu sempat menyampaikan surat terbuka kepada presiden, berharap perkara ini ada keadilan, kedua pak Yosef juga berharap perkara ini tidak di peti es kan, dan TKP ini yang terbengkalai untuk diserahkan kepada pak Yosef," ungkap Rohman.

Seperti diketahui, Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu ditemukan tewas tanpa busana di bagasi mobil di halaman rumahnya pada tanggal 18 Agustus 2021. Hingga kini pihak kepolisian belum berhasil mengungkap kasus pembunuhan tersebut.

(mso/mso)