Kabupaten Subang

Menelisik Rumah Sejarah Kalijati Tempat Perundingan Jepang dan Belanda

Dwiky Maulana Vellayti - detikJabar
Rabu, 17 Agu 2022 16:30 WIB
Rumah sejarah Kalijati, Subang.
Foto: Rumah Sejarah di Kalijati, Subang (Dwiky Maulana Vellayati/detikJabar).
Subang -

Sebuah peristiwa penting terjadi di Kalijati Subang kala itu. Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang lewat perjanjian Kalijati.

Menilik kembali perjanjian Kalijati, maka harus sampai ke rumah sejarah di area Lanud Suryadarma Kalijati Subang. Rumah yang berdiri sejak 1917 itu, dibangun oleh Belanda, hingga sekarang tetap terjaga keasliannya.

Rumah ini telah dijadikan cagar budaya oleh Kemendikbud dan dijadikan museum. Di dalamnya ada ragam benda peninggalan pemiliknya dahulu, dari mulai ranjang, peralatan makan, hiasan rumah, kursi dan meja, bahkan perlengkapan toilet yang sudah mengenakan shower dan toilet jongkok.


Rumah sejarah Kalijati, Subang.Rumah sejarah Kalijati, Subang. Foto: Dwiky Maulana Vellayati

Pemandu museum rumah sejarah Kalijati, Andan Fitriah menyebut jika museum Rumah Sejarah pada awalnya merupakan rumah dinas biasa yang dibangun tahun 1917 untuk tempat tinggal Perwira Staf dari Sekolah Penerbang Hindia Belanda di PU Kalijati.

Guna mengenangnya sebagai tempat bersejarah atas inisiatif Komandan Lanud Kalijati saat itu, Letkol Pnb Ali BZE maka pada tanggal 21 Juli 1986 diresmikan sebagai sebuah museum dengan nama 'Museum Rumah Sejarah'.

"Dengan demikian generasi penerus Bangsa Indonesia akan mengetahui tempat tersebut sebagai salah satu tempat bersejarah saat penyerahan kekuasaan penjajahan Belanda kepada Jepang," ujar Andan kepada detikJabar belum lama ini.