Kabar Nasional

Versi Pengacara Brigadir J Soal Peristiwa Magelang

Tim detikNews - detikJabar
Selasa, 16 Agu 2022 17:33 WIB
Jakarta -

Kuasa hukum keluarga Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J mengungkap soal kejadian di Magelang. Peristiwa Magelang disebut-sebut sebagai pemicu Irjen Ferdy Sambo menyuruh Bharada E menembak mati Yoshua.

Dilansir dari detikNews, Kamaruddin Simanjuntak kuasa hukum Brigadir J menuturkan kejadian di Magelang merupakan acara ulang tahun perkawinan antara Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi.

Versi Kamaruddin, dia menyebut Sambo dan Putri sempat terlibat pertengkaran, sehingga Sambo pulang lebih dulu ke Jakarta. Setelah itu, dia menyebut Putri sempat memotret Yoshua menyetrika baju anaknya. Putri saat itu disebut dalam keadaan bahagia.


"Di Magelang itu hanya ada ultah perkawinan ke-22. Di dalam ultah itu memang segera terjadi pertengkaran antara si bapak dan si ibu. Sehingga si bapak pergi meninggalkan ultah itu segera setelah acara selesai, dengan meninggalkan istri maupun anak dan ajudan. Kemudian si ibu juga pulang dari situ, happy," ujar Kamaruddin di gedung Bareskrim Polri, Selasa (16/8/2022).

"Happy si ibu, dia masih ber-WhatsApp ria dengan adik daripada almarhum dengan cara memotret almarhum (Yoshua) lagi menyetrika baju. Menyetrika baju anak Ferdy Sambo maupun Ibu Putri. Lalu ketika dipotret almarhum setrika baju, baju sekolah, dikirim ke adiknya (Yoshua). 'Lihat ini abang kau ni, rajin kali, kau datanglah ke sini bantuin abangmu'. Dia multitalenta, sampai bingung mau kasih gaji berapa, karena banyak yang dikerjakan. Bukan hanya sebagai ajudan, tapi sampai menyetrika baju anak," tambahnya.

Kamaruddin menyebut Putri saat di Magelang tidak memiliki masalah dengan Yoshua. Adik Yoshua pun sempat mengucapkan selamat hari ulang tahun pernikahan Sambo dan Putri.

"Artinya di situ Ibu Putri tidak ada masalah, to? Tidak terguncang, to? Kemudian adiknya juga menyampaikan selamat ulang tahun perkawinan yang ke-22, bahkan diajak 'Kamu ke sini, kamu ada off nggak, ada libur nggak?', 'Oh iya, Bu, saya lagi piket'. Jadi artinya ibu itu normal-normal saja," katanya.

Selanjutnya, dia menepis tuduhan Sambo soal adanya peristiwa melukai harkat dan martabat keluarganya. Kamaruddin malah menduga Sambo memiliki suatu hal dengan sosok yang disebutnya 'si cantik'.

"Balik ke Jakarta juga normal, jadi terkait dengan tuduhan Ferdy Sambo yang menyatakan ada sesuatu di Magelang, dialah yang ada sesuatu dengan Ibu, dan dialah yang ada sesuatu dengan si cantik. Kalau dengan Yoshua atau almarhum, itu tidak ada, baik-baik saja," ujarnya.

(dir/dir)