Pria Bogor Tewas Ditikam gegara Tegur Tetangga BAB Sembarangan

Tim detikNews - detikJabar
Senin, 15 Agu 2022 18:21 WIB
Police line tape. Crime scene investigation. Forensic science.
Ilustrasi garis polisi (Foto: Getty Images/D-Keine)
Bogor -

Seorang pria ditemukan tewas bersimbah darah di Desa Cihideung Hilir, Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Ia dibacok tetangganya sendiri yang tak terima ditegur buang air besar (BAB) sembarangan.

Dikutip dari detikNews, Kapolsek Cibungbulang AKP Asep Permana mengatakan peristiwa berdarah itu terjadi Minggu (14/8). Korban ditemukan sudah tak bernyawa pagi hari.

"Kejadiannya benar, itu terjadi kemarin, ditemukan sekitar jam 6 pagi. Korban meninggal dengan luka bacok," kata Asep, Senin (15/8/2022).


Ia menyebut pelaku diduga mengalami gangguan kejiwaan. Pelaku pembacokan, kata Asep, sudah diamankan.

"Pelaku sudah diamankan kemarin, tidak lama setelah kejadian. Tapi berdasarkan informasi, pelaku mengalami gangguan kejiwaan. Makanya ini kita masih menunggu hasil pemeriksaan dokter ahli juga," kata Asep.

"Memang kemarin juga ketika kita dalami, ketika ditanya itu pelaku hanya ketawa-ketawa saja. Tapi apakah dia benar-benar alami gangguan jiwa, nanti dokter ahli yang memutuskan," tambahnya.

Asep menyebut pihak keluarga pelaku juga sudah dimintai keterangan terkait kondisi kejiwaan pelaku. Menurut pihak keluarga, pelaku ternyata pernah membacok seorang warga. Namun saat itu korban hanya mengalami luka dan nyawanya terselamatkan.

"Info dari keluarga juga memang pelaku ini infonya alami gangguan kejiwaan. Menurut mereka juga pernah melakukan hal yang sama (pembacokan), tapi korbannya tidak sampai meninggal," kata Asep.

Tak Terima Ditegur

Ketua RT di lingkungan tempat tinggal pelaku, Hasan, mengatakan pelaku atas nama Narta dan memang diketahui warga mengalami gangguan mental. Namun, kata Hasan, Narta kadang masih bisa berkomunikasi dengan baik dengan warga.

"Kalau pelaku namanya Narta, usia sekitar 60-an ya. Dia itu memang kadang masih nyambung kalau ngobrol. Kan dia juga kerja di kandang ayam (peternakan ayam) bareng sama korban, Pak Acim itu. Cuma mungkin kebetulan dia kumat atau apa, terus kemarin itu tersinggung atau apa dengan korban sehingga terjadilah kejadian begitu (pembacokan)," kata Hasan kepada detikcom.

Warga sekitar, Rohmat, mengatakan pembacokan terjadi di depan rumah pelaku sendiri di Kampung Podman, Desa Cohidrung Hilir, Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Pelaku disebut membacok korban karena tidak terima ditegur lantaran sering buang air besar sembarangan.

"Kalau kejadian pembacokannya tidak ada yang lihat gimana-gimananya, tapi memang warga tahu dia pelakunya. Jadi dia itu nggak terimalah ya ditegur sama korban karena sering buang air besar sembarangan, kan namanya juga orang kurang waras ya. Yang pelaku panggilannya Enar, korban namanya Acim," kata Rohmat kepada wartawan, Senin (15/8/2022).

Rohmat menyebut pelaku bertetangga dengan korban. Pelaku tinggal sendirian di dalam rumah yang memang sudah tidak layak huni. Pelaku, kata Rohmat, juga menghidupi diri sendiri dengan bekerja sebagai kuli bangunan.

"Jadi dia ini bukan nggak waras sepenuhnya ya, kadang-kadang saja kumat. Kalau lagi normal dia kerja, jadi kuli bangunan, kuli di kandang ayam (ternak), kalau lagi normal ya biasa orangnya. Pelaku sama korban itu tetanggaan, rumah korban di belakang rumah pelaku," ujar Rohmat.

(yum/yum)