Video Mesranya Diancam Disebar, ABG Wanita di Cirebon Diperkosa 3 Pria

Ony Syahroni - detikJabar
Jumat, 12 Agu 2022 11:24 WIB
Poster
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono/detikcom)
Cirebon -

Remaja perempuan di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat diduga menjadi korban pemerkosaan dan pencabulan yang dilakukan sekelompok pemuda. Remaja perempuan berusia 17 tahun itu diperkosa dan dicabuli oleh pelaku yang berjumlah tiga orang.

Kasat Reskrim Polresta Cirebon, Kompol Anton mengatakan, aksi bejat para pelaku itu terjadi di kediaman korban di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat pada 19 Februari 2022, sekitar pukul 23.30 WIB.

Saat ini, dua dari tiga pelaku telah diamankan. Keduanya yakni A (26) dan H (22) warga Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon. Sementara satu pelaku lainnya berinisial C masih buron.


Menurut Anton, sebelum diperkosa dan dicabuli, korban diancam oleh ketiga pelaku. Para pelaku mengancam akan menyebarkan video korban yang sedang bermesraan dengan kekasihnya.

"Sebelum kejadian, korban memang sedang bermesraan dengan pacarnya, kemudian direkam oleh para pelaku," kata Anton, Jumat (12/8/2022).

Korban yang merasa ketakutan videonya bakal disebar dan diberitahukan kepada orang tuanya, akhirnya terpaksa menuruti kemauan dari ketiga pelaku. Korban pun diperkosa oleh para pelaku.

Pelaku A memerkosa korban di dalam kamar korban, kemudian pelaku H memerkosa korban di samping rumah. Sementara pelaku C mencabuli korban.

Dikatakan Anton, perbuatan bejat para pelaku akhirnya terbongkar setelah korban menceritakan hal tersebut kepada orang tuanya.

"Korban melaporkan kepada orang tuanya. Kemudian orang tuanya melapor kepada pihak kepolisian," kata Anton.

Atas adanya laporan tersebut, polisi pun bergerak memburu pelaku. Saat ini dua dari tiga orang pelaku, yakni A dan H telah diamankan dan mendekam di ruang tahanan Polresta Cirebon. Sementara satu pelaku lainnya, yakni C masih dalam pengejaran.

Akibat perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 76 jo Pasal 81 ayat (1) dan atau Pasal 76 E jo Pasal 82 ayat (1) UU RI No 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang No 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi Undang-undang.

"Para pelaku diancam dengan hukuman minimal lima tahun dan maksimal 15 tahun penjara," kata Anton.



Simak Video "Fakta-fakta Seputar Banjir Bandang yang Menerjang Garut"
[Gambas:Video 20detik]
(dir/dir)