Kabar Nasional

Kabareskrim Jawab soal Dugaan Pelecehan Seksual Yoshua ke Istri Sambo

Tim detikNews - detikJabar
Selasa, 09 Agu 2022 22:13 WIB
Suasana rumah Kepala Propam Ferdy Sambo di kawasan Perumahan Komplek Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Sabtu (23/7/2022).
Rumah Irjen Ferdy Sambo yang jadi TKP penembakan Brigadir J (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

Polri menjawab soal dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J terhadap istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi. Dugaan pelecehan seksual ini disebut jadi pemicu penembakan terhadap Brigadir J.

Dilansir dari detikNews, Kabareskrim Komjen Agus Andrianto berbicara soal isu pelecehan yang dilakukan oleh Brigadir J. Menurut dia, kecil kemungkinan adanya pelecehan seksual lantaran penyidik sudah menerapkan Pasal 340 KUHP.

"Kalau 340 diterapkan, kecil kemungkinannya itu (pelecehan seksual, red)," kata Agus dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (9/8/2022).


Polisi sendiri masih melakukan pendalaman terkait hal tersebut. Termasuk untuk mencari tahu motif utama dari aksi berdarah tersebut.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebelumnya menyampaikan Sambo menjadi tersangka pembunuhan Brigadir J. Saat ini penyidik masih mendalami keterangan para saksi termasuk Putri Candrawathi.

"Tadi sudah saya jelaskan bahwa terkait dengan motif saat ini sedang dilakukan pendalaman terhadap saksi saksi dan juga terhadap Ibu Putri," kata Sigit saat konferensi pers di Mabes Polri.

Sigit belum bisa menyimpulkan apa motif Irjen Sambo memerintahkan pembunuhan itu. Namun, dia memastikan motif itu akan jadi pemicu utama terjadinya pembunuhan tersebut.

"Jadi saat ini belum bisa kita simpulkan, namun yang pasti ini menjadi pemicu utama terjadinya peristiwa pembunuhan. Untuk apa kesimpulannya tim saat ini terus bekerja, ada beberapa saksi yang saat ini sedang diperiksa, tentunya nanti akan kita informasikan," ucapnya.

Sebagai informasi, Brigadir J tewas usai menerima sekitar 7 luka tembakan.. Peristiwa itu terjadi pada Jumat (8/7) di rumah dinas Kadiv Propam Polri di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jaksel.

Empat orang jadi tersangka kasus tersebut. Selain Ferdy Sambo, tersangka lainnya yakni Bharada E, Bripka RR dan KM. Mereka dijerat pasal pembunuhan berencana.



Simak Video "Irjen Ferdy Sambo Terancam Hukuman Mati"
[Gambas:Video 20detik]
(dir/dir)