Round Up

Heboh Mi Berformalin Diduga Beredar di Kabupaten Bandung

Tim detikJabar - detikJabar
Kamis, 30 Jun 2022 08:30 WIB
Polisi gerebek pabrik mie formalin
Polisi gerebek pabrik mie formalin (Foto: Istimewa)
Bandung -

Penggerebekan pabrik mi berformalin bikin geger warga Bandung. Mi yang mengandung bahan berbahaya itupun diedarkan di pasar-pasar.

Pabrik tersebut terletak di Kampung Pangkalan, Desa Rahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung. Pabrik digerebek personel dari Polresta Bandung pada Rabu (29/6/2022).

"Pada hari ini kami dari Polresta Bandung telah mengungkap kasus oleh pabrik yang memproduksi mi yang mengandung formalin, yang telah diproduksi selama kurang lebih 4 tahun. Namun hari ini bisa kita ungkap," ujar Kapolresta Bandung Kombes Kusworo Wibowo kepada wartawan.


Kusworo menjelaskan penggerebekan pabrik mi mengandung formalin itu bermula dari adanya informasi masyarakat. Polisi kemudian turun tangan melakukan penyelidikan.

"Kemudian kita menyelidiki selama satu bulan," ujar Kusworo.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan 14 orang. Dari belasan orang tersebut, satu orang berinisial Y ditetapkan sebagai tersangka.

Ada ciri khas tertentu yang membuat mi formalin tersebut berbeda dari biasanya. Kusworo mengatakan mi yang berformalin itu memiliki tekstur lebih kenyal.

Kusworo menjelaskan pabrik tersebut sudah beroperasi selama kurang lebih empat tahun. Saat memproduksi sebelum diedarkan ke pasaran, pelaku membuat mi terlebih dahulu dengan bahan tepung terigu dan tepung kanji.

"Kemudian setelah menjadi sebuah produk, mienya itu direbus menggunakan formalin sehingga kadaluarsa produk makanan iri bisa lebih lama. Bisa empat sampai lima bulan," tutur dia.

Polisi juga sudah memastikan bila mie produksi pabrik tersebut mengandung formalin. Berdasarkan hasil tes menggunakan alat, sampel mie menunjukan warna ungu.

"Maka itu indikasi dan dinyatakan mengandung bahan formalin," katanya.



Simak Video "Polisi tangkap Pelaku Jual-Beli Burung Dilindungi di Kab Bandung"
[Gambas:Video 20detik]