Sidang Kasus Hoaks Habib Bahar

BAP Ketua PCNU Cirebon Sebut Habib Bahar Cederai Metode Dakwah

Dony Indra Ramadhan - detikJabar
Selasa, 31 Mei 2022 15:53 WIB
Sidang Habib Bahar
Sidang Habib Bahar (Foto: Istimewa).
Bandung -

Ketua PCNU Kota Cirebon KH Mustofa Rajid dihadirkan sebagai saksi dalam lanjutan sidang kasus hoaks Habib Bahar bin Smith. Dalam kesaksiannya, dia menyebut ceramah Bahar Smith mencederai metode dakwah.

Ucapan Mustofa itu tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang dibacakan ulang oleh jaksa penuntut umum (JPU) Kejati Jabar dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Selasa (31/5/2022). Dalam sidang itu, JPU membacakan hasil BAP dari Mustofa.

"Di poin 11, penyidik menanyakan bagaimana tanggapan isi ceramah. Di sini saudara menjawab 'tanggapan saya bahwa Habib Bahar bin Smith dalam ceramah menggunakan bahasa kurang tepat, mencederai metode dakwah, mencederai Nabi Muhammad yang harusnya berbicara santun. Karena Rasulullah selalu bicara santun. Menurut saya banyak ucapan yang dilontarkan mengandung provokasi'. Betul itu keterangan saudara?" ucap Jaksa.


"Iya," jawab Mustofa.

Mustofa menuturkan apa yang disampaikan itu sesuai dengan ceramah Bahar di Bandung yang kemudian videonya diunggah ke YouTube. Salah satu isi ceramah yang jadi sorotan berkaitan dengan kematian laskar FPI.

"Dalam arti dalam kasus yang lain ceramah yang dijelaskan tadi. Seperti kasus laskar FPI memang apa yang ada di BAP," tutur Mustofa.

Jaksa juga turut membacakan BAP berkaitan dengan sikap Mustofa usai mendengarkan ceramah Bahar dalam YouTube. Dalam BAP yang dibacakan itu, Mustofa mengaku tersinggung dengan ceramah Bahar tersebut.

"Saya selaku ketua PCNU Cirebon merasa tersinggung. Terutama ketika Habib Bahar Smith karena sepengetahuan saya tidak ada yang merayakan Maulid. Perkataan Bahar Smith tidak benar. Bila membiarkan intoleran, jangan salahkan kami apabila kami bertindak sendiri karena tidak nyaman, dibuat gaduh'. Apa benar ini keterangan saksi?" kata JPU.

"Itu di BAP. Dalam arti negara sudah aman. Kalau dibuat gaduh mungkin ada gejolak," jawab Mustofa.

Mustofa menyebut ucapan Bahar Smith dalam ceramah tersebut tak benar. Sebab, Habib Rizieq Shihab ditahan karena melanggar prokes bukan menyelenggarakan Maulid Nabi.

"Itu seingat saya karena sudah lama itu bahwa pernyataan Habib Bahar itu Habib Rizieq ditahan polisi karena memperingati Maulid Nabi, padahal Habib Rizieq ditahan karena melanggar prokes," tuturnya.

(dir/mso)