Kabupaten Cirebon

Terkuak! Ini Hasil Visum dari Wanita yang Tewas Misterius di Mundu

Ony Syahroni - detikJabar
Minggu, 20 Mar 2022 12:16 WIB
Garis polisi, police line. Rachman Haryanto /ilustrasi/detikfoto
Foto: Rachman Haryanto
Cirebon -

Polisi menduga kematian seorang ibu rumah tangga (51) di rumahnya, Desa Banjarwangunan, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat disebabkan karena sakit. Hal ini disampaikan polisi berdasarkan hasil visum dari rumah sakit.

Menurut Kapolres Cirebon Kota, AKBP M Fahri Siregar mengatakan, berdasarkan dari hasil visum tersebut, tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan pada tubuh almarhumah.

Sementara untuk mengetahui secara pasti penyebab dari kematian almarhumah, maka diperlukan proses autopsi. Namun, upaya itu ditolak oleh pihak keluarga almarhumah.


"Kami sudah meminta kepada pihak keluarga, khususnya suaminya, untuk dilakukan autopsi, namun pihak keluarga tidak berkenan. Sehingga dugaan penyebab kematian dari Ibu IM (korban) disebabkan karena sakit," kata M Fahri di Kota Cirebon, Minggu (20/3/2022).

Menurut Fahri, dugaan penyebab kematian IM juga diperkuat oleh keterangan dari sang suami. Sebab, kata Fahri, berdasarkan keterangan dari suaminya, almarhumah sempat mengeluh sakit beberapa hari sebelumnya.

"Karena kami juga mendapatkan informasi dari suaminya, ibu ini sempat mengeluh merasa sakit batuk beberapa hari lalu," kata Fahri.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota, AKP Perida Apriani Sisera Panjaitan, mengatakan berdasarkan dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), IM ditemukan meninggal dunia di rumahnya dalam keadaan terlentang serta mengeluarkan darah dari hidung dan mulut.

"Kemudian kami mengecek ke bagian dalam rumah. Untuk barang-barang berharga, seperti uang, sepeda motor, semua masih pada tempatnya. Tidak ada barang berharga yang hilang. Kondisi rumah masih rapih, dalam artian tidak ada kondisi yang berantakan," kata dia.

"Jenazah almarhumah juga sudah dibawa ke rumah sakit Gunung Jati untuk dilakukan visum. Dari hasil visum menyatakan tidak ada tanda-tanda bekas kekerasan pada tubuh almarhumah," ucap Perida.

Menurut Perida, pihak keluarga tidak berkenan untuk dilakukan autopsi. Pihak keluarga telah menerima kematian almarhumah dengan menandatangani surat pernyataan. Dan saat ini, jenazah almarhumah pun sudah dimakamkan.



Simak Video "Begal Dikeroyok Warga di Bandung, Disebut Sempat Todongkan Pistol"
[Gambas:Video 20detik]
(yum/bbn)