PCNU Indramayu Minta Warga Tidak Takut Beraktivitas di Musala

PCNU Indramayu Minta Warga Tidak Takut Beraktivitas di Musala

Ony Putra - detikJabar
Jumat, 11 Mar 2022 19:13 WIB
Ketua PCNU Kabupaten Indramayu, KH Mustofa/Ony Putra
Ketua PCNU Kabupaten Indramayu, KH Mustofa (Ony Putra/detikcom)
Indramayu -

Ketua PCNU Kabupaten Indramayu, KH Mustofa mengimbau kepada seluruh warga Nahdliyin agar tidak takut untuk melaksanakan kegiatan keagamaan di setiap musala pasca terjadinya insiden penyerangan terhadap pengasuh Pondok Pesantren An-Nur, KH Farid Ashr Waddahr atau Gus Farid.

Dikatakan Mustofa, pihaknya berharap kejadian yang menimpa Gus Farid tidak membuat masyarakat takut untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan keagamaan yang selama ini rutin dilakukan di setiap musala.

"Jangan takut untuk melakukan ibadah di musala. Saya mengimbau kepada seluruh kiai untuk tetap eksis menjalankan aktivitasnya di musala," kata Mustofa di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Jumat (11/3/2022).


"Kami sudah berkoordinasi dengan Ketua GP Ansor yang nanti akan mendistribusikan beberapa Banser dalam rangka menjaga kondusifitas, keamanan dan kenyamanan masyarakat, khusus para kiai," kata dia menambahkan.

Sebelumnya, insiden penyerangan yang menimpa pengasuh Pondok Pesantren An-Nur, KH Farid Ashr Wadahr atau Gus Farid mengundang keprihatinan dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat.

Ketua PWNU Jawa Barat, KH Juhadi Muhammad pun mengajak kepada seluruh warga NU untuk memanjatkan doa demi kesembuhan Gus Farid yang juga Ketua Jam'iyyah Ahlith Thariqah al-Mu'tabarah an-Nahdliyyah (JATMAN) Kabupaten Indramayu beserta keluarganya yang menjadi korban dalam insiden tersebut.

Seperti diketahui, akibat insiden penyerangan yang dilakukan oleh pelaku berinisial S pada Selasa (8/3/2022) malam, Gus Farid beserta istri dan keponakannya mengalami luka akibat sabetan senjata tajam.

"Mohon ziyadah doa dari seluruh keluarga besar NU untuk kiai Farid beserta keluarganya. Semoga diberikan kesabaran, kesembuhan dan pulih kembali seperti sediakala," kata Juhadi

Di sisi lain, kata Juhadi, pihaknya juga mengapresiasi pihak kepolisian yang telah bergerak cepat dalam memproses kasus penganiayaan yang menimpa Gus Farid beserta keluarganya.



Simak Video "Begal Dikeroyok Warga di Bandung, Disebut Sempat Todongkan Pistol"
[Gambas:Video 20detik]
(yum/bbn)