Kabupaten Cianjur

Enam Jaksa Turun Susun Tuntutan bagi Pria Arab Pembunuh Sarah

Ismet Slamet - detikJabar
Jumat, 18 Feb 2022 14:57 WIB
Abdul Latif (47), pria arab yang menyiram istrinya dengan air keras hingga tewas
Abdul Latief pria berkebangsaan Arab yang menyiramkan air keras ke Sarah (Foto: Ismet Slamet/detikcom)
Cianjur -

Kejaksaan Negeri Cianjur akan menurunkan enam jaksa dalam kasus pembunuhan dengan tersangka Abdul Latif, pria berkebangsaan Arab Saudi.

Bahkan Kepala Kejaksaan Negeri Cianjur Ricky Tommy Hasiholan akan memimpin langsung tim Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Kita turunkan enam Jaksa sebagai JPU di persidangan. Saya akan turun langsung memimpin tim," kata Tommy, Jumat (18/2/2022).


Menurutnya kejaksaan saat ini tengah menyusun tuntutan untuk menghadapi persidangan yang digelar dalam waktu dekat.

Dia mengatakan tuntutan tidak lepas dari pasal-pasal yang dikenakan atas tindakan pelaku, yakni pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, serta pasal 338 dan 351 KUHP tentang penganiayaan hingga mengakibatkan meninggal dunia.

"Pelaku terancam pidana penjara 20 tahun, atau seumur hidup, dan atau pidana mati," ucap dia.

"Mari sama sama kita kawal, bersama-sama kasus ini," tambahnya.

Kebut Penyusunan Tuntutan, Berkas Perkara Dilimpahkan ke PN Cianjur Pekan Depan

Kasubsi Penuntutan Kejari Cianjur Slamet Santoso, mengatakan kejaksaan memiliki waktu 20 hari, namun rencananya pelimpahan berkas perkara ke pengadilan negeri dilakukan pekan depan.

"Seperti yang disampaikan Kajari kemarin, kita akan limpahkan berkas sebelum 20 hari. Bahkan rencananya pekan depan sudah dilimpahkan, antara hari Rabu atau Kamis depan," kata dia, Jumat (18/2/2022).

Menurutnya untuk jadwal persidangan akan ditentukan oleh pengadilan negeri. Namun jika mengacu pada aturan, jadwal sidang minimal tiga hari setelah pelimpahan berkas.

"Untuk jadwal sidang, pastinya tergantung hakim. Tapi biasanya tidak lama setelah pelimpahan berkas. Minimalnya tiga hari kerja setelah pelimpahan, tidak boleh sebelum tiga hari," kata dia.

"Jadi kalau pelimpahan berkas minggu depan, dan jadwal sidang pertama bisa digelar secepatnya, kemungkinan persidangan perdana dilakukan di awal Maret," tambahnya.

Menurut dia, terkait tuntutan dari Jaksa tidak lepas dari pasal-pasal yang dikenakan atas tindakan pelaku, yakni pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, serta pasal 338 dan 351 KUHP tentang penganiayaan hingga mengakibatkan meninggal dunia.

"Pelaku terancam pidana penjara 20 tahun, atau seumur hidup, dan atau pidana mati," ucap dia.

Diberitakan sebelumnya, Polisi akhirnya melimpahkan Abdul Latif (47), pria Arab tersangka kasus penyiraman air keras dan pembunuhan Sarah (21) ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Cianjur, Kamis (17/2/2022).

Pelimpahan berkas dan tersangka dilakukan usai berkas perkara kasus tersebut dinilai sudah lengkap atau P21 pada Jumat (11/2/2022) lalu.



Simak Video "Rekonstruksi Pembunuhan Sarah oleh Pria Arab Berlangsung Tertutup"
[Gambas:Video 20detik]
(yum/bbn)