Bingung mencari sarapan setelah turun dari kereta di Stasiun Kejaksan Cirebon? Tak perlu khawatir, ada sejumlah kuliner khas Cirebon yang bisa menjadi pilihan untuk mengisi perut dengan harga terjangkau sebelum memulai aktivitas.
Beberapa tempat makan tersebut bisa dijangkau dengan berjalan kaki dari stasiun, sehingga cocok bagi detikers yang memiliki waktu terbatas. Berikut lima rekomendasi kuliner murah dekat Stasiun Kejaksan Cirebon yang bisa detikers pertimbangkan untuk sarapan.
1. Empal Gentong Mang Darma Diponegoro
Empal Gentong Mang Darma Diponegoro bisa menjadi pilihan bagi detikers yang ingin menikmati kuliner khas Cirebon sejak pagi. Lokasinya berada di Jl. P. Diponegoro No.23, Kesenden, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, persis di seberang area depan Stasiun Cirebon.
Jaraknya sekitar 100 meter atau hanya 1-2 menit berjalan kaki melewati pintu keluar stasiun. Tempat makan ini buka setiap hari, pukul 07.00-22.00 WIB.
Menu andalannya adalah empal gentong dengan kuah santan serta empal asem dengan kuah bening yang lebih segar dengan harga sekitar Rp27.000 per porsi. Selain itu, tersedia sate kambing, tahu gejrot, dan nasi lengko.
Empal gentong berisi daging sapi dan bisa dilengkapi babat, kikil, atau usus. Kuah kuningnya kaya rempah dengan penggunaan santan dan kunyit, kemudian disajikan bersama taburan kucai serta bubuk cabai kering bagi pencinta rasa pedas.
2. Bubur Moh Toha
Bagi yang ingin sarapan dengan makanan hangat dan praktis, Bubur Moh Toha bisa menjadi alternatif. Warung ini beralamat di Jl. Moh. Toha No.20, Kebonbaru, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, sekitar 250 meter atau 3-4 menit berjalan kaki ke arah barat stasiun.
Sesuai informasi yang tersedia, Bubur Moh Toha buka setiap hari selama 24 jam. Tempat ini bisa menjadi pertimbangan bagi penumpang yang tiba pada waktu berbeda, termasuk di luar jam sarapan pada umumnya.
Menu yang ditawarkan antara lain bubur ayam Cirebon, bubur kacang hijau, dan bubur ketan hitam. Kisaran harganya sekitar Rp10.000-Rp22.000 per porsi. Pengunjung juga bisa menambahkan telur ayam kampung setengah matang pada bubur ayam.
Bubur ayam khas Cirebon memiliki tekstur yang cenderung gurih, kental, dan padat. Hidangan ini dilengkapi siraman kaldu ayam kuning menyerupai kuah kari, suwiran ayam, cakwe, tongcay atau sawi asin kering, bawang goreng, daun seledri, serta kerupuk aci merah khas Cirebon.
3. Nasi Lengko Stasiun Warung Mulya
Ingin sarapan mengenyangkan dengan harga yang ramah di kantong? Nasi Lengko Stasiun Warung Mulya bisa masuk daftar pilihan.
Warung ini berlokasi di Jl. Stasiun No.19, Kebonbaru, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, sekitar 150 meter atau 3 menit berjalan kaki menyusuri jalan stasiun. Warung Mulya buka Senin-Sabtu pukul 04.30-11.00 WIB dan tutup pada Minggu.
Menu utamanya adalah nasi lengko dengan harga sekitar Rp12.000-Rp15.000 per porsi, tambahan telur dikenakan biaya sekitar Rp4.000. Pilihan lain yang tersedia meliputi nasi kuning, lontong sayur, dan aneka gorengan hangat.
Nasi lengko sendiri terdiri dari nasi putih dengan potongan tahu dan tempe goreng, taoge rebus, mentimun segar, serta siraman bumbu kacang kental. Hidangan ini dilengkapi kucai, bawang goreng, dan kecap manis khas Cirebon, seperti Kecap Matahari atau Kecap Zebra.
(iqk/iqk)