Kebakaran hebat melanda sebuah rumah di kawasan permukiman Desa Sutawinangun, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Selasa (13/10/2026). Api membakar hampir seluruh bagian rumah hingga bangunan tersebut tampak hangus.
Dalam video yang beredar, kobaran api terlihat membesar dan melahap bangunan rumah. Asap pekat juga mengepul tinggi dari lokasi kejadian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pantauan detikJabar di lokasi, rumah yang terbakar itu berada di tengah permukiman warga. Jaraknya dengan rumah-rumah lain cukup berdekatan.
Sejumlah petugas pemadam kebakaran dari Kota dan Kabupaten Cirebon pun dikerahkan ke lokasi. Mereka berjibaku memadamkan api yang telah membesar.
Namun, di tengah upaya pemadaman, satu rumah lain yang berada di dekat lokasi kebakaran turut terbakar. Petugas pun berupaya memadamkan api di rumah tersebut agar kebakaran tidak meluas.
Ketua RT 03 RW 09 Pandansari, Desa Sutawinangun, Miftah Anwar mengatakan dirinya menerima informasi kebakaran dari warga sekitar. Setelah mendapat kabar tersebut, ia langsung menuju lokasi untuk melihat kondisi kejadian.
"Saya dapat info dari warga, langsung meluncur ke sini," kata Miftah saat ditemui di lokasi kebakaran.
Miftah menyebut kebakaran tersebut cukup besar. Menurutnya, rumah yang terbakar merupakan bangunan kosong dan tidak lagi ditempati.
"Rumahnya sudah kosong," kata dia.
Ia juga membenarkan satu rumah lain di dekat lokasi kebakaran turut terbakar saat proses pemadaman berlangsung. Beruntung, petugas pemadam kebakaran berhasil menangani api di rumah tersebut. "Alhamdulillah, sudah bisa ditanggulangi oleh pihak Damkar," ujarnya.
Sementara itu, salah seorang petugas Damkar Kabupaten Cirebon, Hadiya mengatakan setelah menerima laporan pihaknya langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
Dalam penanganan kebakaran itu, petugas Damkar Kabupaten Cirebon mengerahkan tiga unit armada. Mereka juga mendapat bantuan dari Damkar Kota Cirebon yang menurunkan empat unit armada.
Hadiya mengatakan proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala, salah satunya akses jalan menuju lokasi yang sempit. Selain itu, sumber air yang cukup jauh turut menjadi tantangan bagi petugas dalam menangani kebakaran.
"Pas waktu itu api masih menyala. Kami melakukan pemadaman semaksimal mungkin. Kendalanya memang akses jalannya cukup sempit," kata Hadiya.
Setelah berjibaku di lokasi, petugas akhirnya berhasil memadamkan kobaran api. Meski begitu, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Petugas masih belum bisa menyimpulkan sumber api yang memicu kebakaran tersebut. "Belum bisa kami simpulkan penyebabnya," kata dia.
Hadiya menyebut tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kebakaran itu menghanguskan satu rumah, sedangkan api yang sempat membakar rumah lain di dekat lokasi berhasil dipadamkan sebelum semakin membesar. "Untuk korban tidak ada," kata Hadiya.
(sud/sud)
