Bupati Majalengka Eman Suherman mengaku belum menerima laporan valid terkait dugaan kasus influenza A di wilayahnya. Eman menegaskan, penuhnya keterisian kamar rumah sakit tidak semata-mata karena sedang merebaknya kasus Influenza A di Tanah Air.
Eman mengatakan hingga saat ini belum ada laporan yang mengarah pada temuan influenza A di Kabupaten Majalengka. Menurutnya, masyarakat perlu berhati-hati dalam menyikapi informasi yang beredar.
"Sampai saat ini belum ada, belum ada laporan. Kami pun belum mendapatkan informasi yang valid terkait dengan adanya virus influenza tipe A," kata Eman kepada detikJabar, Selasa (6/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eman menyampaikan, belum bisa menyimpulkan bahwa influenza A telah ditemukan di Majalengka. Eman menilai, peningkatan jumlah warga yang mengalami gangguan kesehatan bisa berkaitan dengan perubahan musim.
"Sehingga kami tidak bisa berkesimpulan bahwa di Majalengka ada. Yang jelas ini seperti alamiah saja. Ada pergantian musim, dari musim panas ke musim penghujan, banyak yang sakit," ujarnya.
Selain menanggapi isu influenza A, Eman mengingatkan masyarakat agar mewaspadai perubahan cuaca. Ia menyebut, Majalengka sebelumnya mengalami musim kemarau berkepanjangan dengan suhu udara yang sempat mencapai 37 hingga 38 derajat Celsius.
Menurutnya, perubahan dari cuaca panas menuju musim hujan berpotensi memengaruhi kondisi tubuh, terutama bagi masyarakat yang sedang tidak fit. Oleh karena itu, Ia meminta masyarakat tetap menjaga kondisi tubuh di tengah perubahan cuaca tersebut.
Eman mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup sehat, mulai dari mengonsumsi makanan bergizi, mencukupi kebutuhan air putih, hingga berolahraga secara teratur.
"Makanya perlu kehati-hatian, waspada, ya makan jangan sampai telat, banyakin minum air putih. Yang penting jaga kesehatan, selalu olahraga," pungkasnya.
(sud/sud)
