Istri Dokter di Cirebon Tewas dengan Luka Tusuk di Kamar

Istri Dokter di Cirebon Tewas dengan Luka Tusuk di Kamar

Devteo Mahardika - detikJabar
Jumat, 25 Sep 2026 10:14 WIB
Ilustrasi jenazah
Ilustrasi (Foto: Thinkstock).
Cirebon -

Rumah di Desa Babakan Gebang, Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mendadak gempar pada Kamis (24/9) malam. Rumah yang biasanya tenang itu menjadi lokasi penemuan jenazah.

Di salah satu kamar rumah tersebut, Karningsih (66) ditemukan sudah tidak bernyawa.

Perempuan yang merupakan istri seorang dokter umum itu ditemukan tergeletak di atas tempat tidur dalam kondisi bersimbah darah. Sejumlah luka tusukan ditemukan pada beberapa bagian tubuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hari itu, suami korban baru saja pulang ke rumah setelah selesai membuka praktik di kliniknya. Namun, kepulangannya berubah menjadi kepanikan ketika ia mendapati sang istri sudah dalam kondisi tak bernyawa di kamar tidur.

ADVERTISEMENT

Ia kemudian meminta bantuan adik iparnya untuk melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. Laporan itu kemudian diteruskan kepada Polsek Babakan dan Satreskrim Polresta Cirebon.

Kabar mengenai kejadian tersebut dengan cepat menyebar di tengah warga. Rumah korban pun didatangi warga yang ingin mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.

Perangkat Desa Babakan Gebang, Abi Fahmi, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, warga sekitar berdatangan setelah mengetahui adanya kejadian yang menimpa Karningsih.

"Nggak lama setelah kejadian banyak warga yang ingin lihat tapi nggak lama juga petugas kepolisian datang ke lokasi," ungkapnya.

Kasat Reskrim Polresta Cirebon, Kompol Irfan Alireja, mengatakan tim Inafis langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Garis polisi dipasang di sekitar lokasi. Petugas kemudian memeriksa bagian-bagian rumah serta mengumpulkan sejumlah bukti yang dinilai berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Keterangan sejumlah saksi juga dihimpun. Salah satunya berasal dari suami korban yang menjadi orang pertama menemukan Karningsih dalam kondisi meninggal dunia.

Dari pemeriksaan awal, polisi menemukan sejumlah luka pada tubuh korban.

"Kami masih lakukan proses penyelidikan, kami masih berupaya mengungkap secara utuh apa yang terjadi di dalam rumah tersebut," tegasnya saat dihubungi detikJabar, Jumat (25/9/2026).

Penyidik juga memeriksa kondisi rumah untuk mengetahui apakah terdapat barang milik korban yang hilang. Pemeriksaan tersebut menjadi salah satu bagian dari penyelidikan untuk mengungkap rangkaian peristiwa sebelum Karningsih ditemukan meninggal.

"Kita akan melakukan olah TKP lanjutan untuk mengetahui soal kepastian dari kejadian ini," terangnya.

Termasuk mencari tahu siapa saja yang berada di sekitar lokasi serta aktivitas korban sebelum akhirnya ditemukan tak bernyawa.

"Oleh karena itu kami juga akan memeriksa sejumlah saksi terkait hal ini, kami juga akan melakukan tindaklanjut dengan scientific investigation," paparnya.

Sementara itu, untuk memastikan penyebab kematian korban, jenazah Karningsih dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Losarang, Kabupaten Indramayu.

Jenazah kemudian menjalani autopsi. Pemeriksaan medis tersebut dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kematian sekaligus mendalami luka-luka yang ditemukan pada tubuh korban.

Hingga kini, Satreskrim Polresta Cirebon masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti dari lokasi kejadian.

Polisi juga masih mendalami setiap kemungkinan yang berkaitan dengan kematian Karningsih.

Kasus tersebut masih dalam penyelidikan. Polisi belum menyampaikan secara rinci motif maupun pihak yang bertanggung jawab atas kematian perempuan berusia 66 tahun tersebut.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video 12 Jam Diperiksa, Keluarga Ungkap soal KDRT dalam Kasus Pembunuhan Cucu Mpok Nori"
[Gambas:Video 20detik] (mso/mso)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads