Abu Anak Krakatau, BIJB Terima Lagi Pengalihan Penerbangan dari Soetta

Abu Anak Krakatau, BIJB Terima Lagi Pengalihan Penerbangan dari Soetta

Erick Disy Darmawan - detikJabar
Senin, 07 Sep 2026 17:14 WIB
Pesawat Garuda Indonesia landing di BIJB Kertajati usai Soekarno-Hatta terimbas abu vulkanik letusan Gunung Anak Krakatau.
Pesawat Garuda Indonesia landing di BIJB Kertajati usai Soekarno-Hatta terimbas abu vulkanik letusan Gunung Anak Krakatau. (Foto: Erick Disy Darmawan/detikJabar)
Majalengka -

Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka kembali menerima pengalihan penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta imbas gangguan abu vulkanik dari letusan Gunung Anak Krakatau. Setidaknya ada dua penerbangan Garuda Indonesia yang dijadwalkan mendarat di BIJB Kertajati pada hari ini, Senin (7/9/2026).

Executive General Manager (EGM) BIJB Kertajati Nuril Huda mengatakan, dua pesawat Garuda Indonesia tersebut masing-masing bertolak dari Aceh dan Kualanamu, Sumatera Utara.

Pesawat dari Aceh membawa jemaah umrah yang sebelumnya datang dari Jeddah, sedangkan penerbangan dari Kualanamu membawa penumpang yang sebelumnya berasal dari Amsterdam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Rencana untuk hari ini kita masih akan menerima pengalihan lagi beberapa maskapai. Salah satunya adalah Garuda Indonesia, yang saat ini sudah terbang dari Aceh dan Kualanamu menuju Kertajati," kata Nuril kepada detikJabar.

ADVERTISEMENT

Nuril menyampaikan, terdapat dua penerbangan kedatangan dan dua penerbangan keberangkatan yang direncanakan berlangsung di BIJB Kertajati pada hari ini. Untuk jadwal penerbangan keberangkatan, satu penerbangan akan menuju Jeddah dan satu lainnya menuju Madinah.

Adapun jumlah penumpang yang datang dari Aceh dan Kualanamu masih akan dikonfirmasi kembali. Sebab, terdapat kemungkinan sebagian penumpang tidak melanjutkan perjalanan hingga Kertajati.

"Takutnya ada yang tidak sampai Kertajati atau hanya cukup sampai Kualanamu dan sampai Aceh," ujarnya.

Berdasarkan pantauan detikJabar pada pukul 16.54 WIB, pesawat Garuda Indonesia dari Aceh tiba pukul 16.45 WIB, sedangkan dari Kualanamu belum mendarat di BIJB Kertajati.

Adapun jadwal penerbangan keberangkatan dari BIJB Kertajati menuju Jeddah dan Madinah direncanakan akan menggunakan pesawat yang tiba pada hari kemarin. Untuk penerbangan menuju Jeddah diperkirakan membawa 322 penumpang, sedangkan penerbangan menuju Madinah sebanyak 382 penumpang.

"Untuk schedule-nya sekitar jam 22.30 WIB dan jam 23.30 WIB, keberangkatan dari Kertajati," ucapnya.

Nuril memastikan, BIJB Kertajati siap melayani seluruh aktivitas penerbangan tersebut. Bandara bahkan telah dibuka selama 24 jam untuk mengantisipasi adanya pengalihan penerbangan gegara ganguan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di bandara-bandara lain.

"Memang untuk malam ini dan kemarin, kita memberikan NOTAM bahwa bandara ini buka selama 24 jam. Karena kalau biasanya kita hanya sampai dengan jam 6 sore, tapi dengan kejadian ini, tadi pagi kita mengajukan notification to airmen bahwa Bandara Kertajati buka selama 24 jam," jelasnya.

Nuril mengatakan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kelancaran penerbangan, termasuk layanan CIQ (Customs, Immigration, Quarantine) internasional.

"Pada prinsipnya kita support, baik untuk yang datang maupun yang berangkat. Untuk yang datang, kita juga menyiapkan semuanya, termasuk kita koordinasi dengan CIQ internasional," tuturnya.

Sementara, jelas Nuril, BIJB Kertajati pada prinsipnya siap menerima pengalihan penerbangan lainnya, termasuk penerbangan domestik apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.

(sud/sud)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads