Kebakaran di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Ciniru, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, kian meluas sejak pertama kali muncul pada Rabu (12/8/2026).
Kepala Pelaksana BPBD Kuningan Indra Bayu memaparkan, berdasarkan analisis hingga hari ketiga atau Jumat (14/8/2026), luas lahan sampah yang terbakar telah mencapai 5 hektare.
"Luasan awal area yang terbakar sebelumnya belum teridentifikasi dan kemudian berdasarkan perkembangan penanganan diperkirakan mencapai sekitar 5 hektare," tutur Indra, Jumat (14/8/2026).
Hingga kini, BPBD bersama ratusan petugas gabungan yang terdiri dari Damkar, TNI, Polri, dan warga sekitar masih berjibaku memadamkan api yang menyebar cepat akibat angin kencang dan material sampah yang mudah terbakar.
Untuk mencegah api kian meluas, petugas dibagi ke dalam beberapa regu untuk disebar ke sejumlah titik api yang masih menyala. Tim di lapangan juga menggunakan drone termal serta menyiagakan alat berat seperti ekskavator, kendaraan pemadam, dan tangki air.
"Data terakhir dalam laporan BPBD menyebutkan, tim gabungan yang terlibat dalam penanganan mencapai sekitar 200 orang. Petugas kemudian dibagi ke sejumlah regu untuk menangani titik-titik api yang tersebar di sisi utara dan selatan area terdampak. Pemantauan juga diperkuat dengan penggunaan drone thermal untuk membantu memetakan titik panas dan api sehingga upaya pemadaman dapat dilakukan secara lebih terarah," tutur Indra.
Simak Video "Video Titik Panas Karhutla Kalimantan Melonjak, Kalteng Paling Parah "
(mso/mso)