13 Hari Terbakar, Kebakaran TPSA Ciniru Kuningan Dinyatakan Padam

13 Hari Terbakar, Kebakaran TPSA Ciniru Kuningan Dinyatakan Padam

Fahmi Labibinajib - detikJabar
Selasa, 25 Agu 2026 11:22 WIB
Proses pemadaman TPSA Ciniru Kuninga
Proses pemadaman TPSA Ciniru Kuningan (Foto: istimewa)
Kuningan -

Setelah berjibaku selama 13 hari, operasi pemadaman kebakaran di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Ciniru, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, resmi dihentikan. Keputusan ini diambil setelah tim teknis memastikan kondisi di lokasi telah terkendali sepenuhnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kuningan, Indra Bayu, mengonfirmasi bahwa penanganan dihentikan pada Senin (24/8) malam pukul 19.38 WIB.

"Alhamdulillah kita di tanggal 24 ya menjelang pukul 20.00 WIB malam tepatnya pukul 19.38 WIB. Berdasarkan hasil situasi dan kondisi di lapangan oleh karena itu kami atas nama tim teknis dari pada untuk kegiatan penanganan ini kami insyaallah per hari ini terakhir, " tutur Indra, Selasa (25/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indra menjelaskan, penghentian operasi didasarkan pada hasil pemantauan udara menggunakan drone termal serta evaluasi situasi di lapangan. Berdasarkan data tersebut, titik api sudah tidak terdeteksi dan area TPSA Ciniru dinyatakan aman.

ADVERTISEMENT

"Berdasarkan pantauan situasi dan juga apa yang sudah kita laksanakan selama 13 hari berturut-turut termasuk juga melihat situasi hasil termal drone melalui udara. Dari hasil tersebut mungkin bisa dikatakan bahwa untuk penanganan kebakaran TPSA Ciniru secara operasi untuk penanganan lapangan pemadaman dan pendinginan, termasuk juga penyisiran dan kegiatan lainnya dalam rangka upaya pemadaman dari TPSA insya allah dinyatakan TPSA ini sudah dalam keadaan aman dan kondusif," lanjut Indra.

Kendati operasi pemadaman dan pendinginan berakhir, BPBD bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kuningan tetap menyiagakan personel. Tim akan melakukan pemantauan intensif selama dua hari ke depan guna mengantisipasi potensi munculnya kembali titik api.

"Dan besok untuk operasi secara umum kita hanya melaksanakan pemantauan selama satu atau dua hari ke depan. Yang pasti kita akan lakukan pemantauan bersama BPBD, Damkar dan LH yang secara kewenangan ini ada di dinas LH. Terus hal hal lain mungkin akan di update di kemudian hari," jelasnya.

Seluruh rangkaian penanganan ini akan dilaporkan secara komprehensif kepada pimpinan daerah. Indra juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam upaya pemadaman lahan seluas 5 hektare tersebut.

"Untuk posko penanganan kebakaran ini akan dinyatakan selesai oleh pimpinan setelah mendapatkan laporan secara komprehensif kepada pak Bupati, Wabup. Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh yang terlibat terutama teman teman Damkar, rekan rekan BPBD," pungkas Indra.

Sebagai informasi, kebakaran di TPSA Ciniru bermula pada Rabu (12/8) sekitar pukul 05.00 WIB. Embusan angin kencang dan material sampah yang mudah terbakar memicu api meluas dengan cepat hingga menghanguskan sekitar 5 hektare lahan dan menimbulkan kepulan asap pekat di wilayah sekitar.



(dir/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads